Nenek Pedagang Jamu Terciduk Jual Miras

Sigit Dzakwan, Jurnalis · Kamis 01 Februari 2018 16:50 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 02 01 340 1853334 nenek-pedagang-jamu-terciduk-jual-miras-i4N6IxsL1I.jpg Seorang nenek terciduk berjualan miras. (Foto: Sigit Dzakwan/Okezone)

KOBAR - Berkedok jadi penjual jamu, seorang nenek diciduk petugas Satpol PP Kobar lantaran menjual minuman keras jenis anggur merah.

Soekartini (55), warga Desa Bumiharjo RT 8 RW 2, Jalan Ahmad Yani KM 17, Kecamatan Pangkalan Lada, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng itu kedapatan menyimpan 18 botol anggur merah beralkohol di dalam warung jamunya.

“Nenek ini berkedok jual jamu namun jual juga miras jenis anggur merah 18 botol. Nenek ini kita ciduk Rabu (31/1) sore sekira pukul 15.45 WIB di warungnya di Simpang Runtu menuju Lamandau. Karena kita sudah ada Perda Larangan Miras. Ini dia pemain baru dan langsung kita bawa menuju Markas Satpol PP untuk pemeriksaan,” ujar Komandan Regu 3, Dinas Satpol PP dan Damkar Kobar, Dias Dawi, Kamis (1/2/2108).

(Baca juga: Anak di Bawah Umur Tertangkap Minum Miras, Bilangnya Pahit)

Sementara itu menurut Penyidik PPNS Dinas Satpol PP Kobar Mustawan Lutfi, tersangka akan dijerat dengan Perda Larangan Miras di Kabupaten Kobar Nomor 13 Tahun 2006 dan direvisi menjadi Nomor 13 tahun 2009.  “Ancaman sanksi denda hingga Rp40 juta dan atau pidana kurungan hingga tiga bulan,” ujar Lutfi.

Nenek Soekartini mengaku menjual anggur merah untuk dicampur ke jamu yang dijualnya. “Ya kan untuk campuran jamu. Kalau enggak pakai anggur merah kurang enak,” ujarnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini