nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polda Sumut Rebus 69 Kg Sabu dan Ribuan Pil Ekstasi

Wahyudi Aulia Siregar, Okezone · Kamis 01 Februari 2018 23:40 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 02 01 340 1853526 polda-sumut-rebus-69-kg-sabu-dan-ribuan-pil-ekstasi-EYqxYDv5FX.jpg Pemusnahan barang bukti narkoba di Polda Sumut (Foto: Wahyudi/Okezone)

MEDAN – Polda Sumatera Utara melakukan pemusnahan barang bukti narkoba sebanyak 69.067,86 gram (69 kg) sabu, 2.192 butir pil ekstasi, 576 butir pil happy five, dan 111.529 gram ganja. Pemusnahan dilakukan di Lapangan Kamtibmas Mapolda Sumut, Kamis (1/2/2018).

Kapolda Sumut, Irjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan, barang bukti narkoba yang dimusnahkan ini merupakan hasil pengungkapan Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara dalam 4 bulan terakhir.

Narkoba dimusnahkan dengan cara direbus sebelum dibuang ke saluran pembuangan. Sementara ganja dimusnahkan dengan cara dibakar. Sebelum dimusnahkan, sabu-sabu, pil ekstasi dan happy five serta ganja diperiksa keasliannya oleh petugas Laboratorium Forensik Cabang Medan. Pemeriksaan dan pemusnahan itu dilakukan di hadapan tersangka dan penasihat hukumnya.

“Yang kita musnahkan hari ini merupakan bagian barang bukti yang kita amankan dari pengungkapan kasus sepanjang Oktober 2017 sampai Januari 2018 dengan total 37 laporan polisi,” jelas Irjen Paulus.

 (Baca: Edarkan Narkoba, Pentolan Ormas di Bali Diringkus BNNP)

Paulus memaparkan, barang bukti yang dimusnahkan ini merupakan bagian dari total 70.972,54 gram sabu-sabu, 2.280 butir pil ekstasi, 600 butir pil happy five, dan 111.529 gram ganja yang disita polisi dalam periode itu.

“Selisihnya, yakni: 1.904,58 gram sabu, 88 butir pil ekstasi, 24 butir pil happy five, dan 471 gram ganja disisihkan untuk keperluan pemeriksaan di Laboratorium Forensik dan pengadilan,”tukasnya.

Paulus yang memimpin langsung pemusnahan menyatakan, narkoba itu menjadi barang bukti dalam 37 Laporan Polisi dalam kurun waktu 4 bulan terakhir. “Jumlah tersangkanya 67 orang. Empat di antaranya sudah dipulangkan ke Allah SWT karena mereka jelas sebagai bandar utama,”tegas Paulus.

Paulus lebih lanjut menegaskan, bahwa tindakan tegas terhadap bandar merupakan komitmennya untuk memberantas peredaran narkoba di Sumatera Utara.

 (Baca juga: Remaja 14 Tahun yang Tertembak di Medan Ternyata Pengguna Narkoba)

“Kita tidak memberikan sedkit pun toleransi kepada mereka, terutama yang memiliki jaringan internasional. Kami lakukan secara tegas terukur sesuai peranan mereka. Diharapkan biar ada efek jera bagi pihak yang ingin melemahkan generasi penerus bangsa,” tegasnya.

(ulu)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini