nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Via Telepon, Trump dan PM Jepang Bahas Semenanjung Korea dan Pemindahan Pangkalan AS

Agregasi Antara, Jurnalis · Sabtu 03 Februari 2018 15:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 02 03 18 1854249 via-telepon-trump-da-pm-jepang-bahas-semenanjung-korea-dan-pemindahan-pangkalan-as-spu9IWUssI.jpg AS berencana memindahkan pangkalan udaranya yang berada di Okinawa, Jepang. (Foto: Reuters)

WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe berbicara melaui telepon pada Jumat, 2 Februari untuk membahas situasi di Semenanjung Korea dan pemindahan pangkalan AS di Jepang.

Dalam pernyataan yang dilansir Gedung Putih, Trump dan Abe membicarakan rencana pemindahan pangkalan Marinir AS di Okinawa yang tertunda. Keduanya juga membahas mengenai upaya untuk memperkuat kemampuan pertahanan Jepang, termasuk melalui sistem pertahanan peluru kendali yang diperluas.

Sepanjang 2017, situasi di Semenanjung Korea tetap mudah bergolak karena Korea Utara (Korut) melakukan uji coba nuklirnya yang keenam sementara AS menggelar latihan militer besar-besaran dengan Korea Selatan (Korsel).

Dalam latihan perang itu, AS mengerahkan sekelompok kapal induk, kapal pengebom strategis, kapal selam nuklir serta berbagai aset strategisnya ke kawasan tersebut.

Washington juga mempertahankan "tekanan maksimum" terhadap Korut, tapi sejauh ini strategi itu belum mencapai tujuan-tujuan yang diharapkannya.

Ri Yong Ho, Menteri Luar Negeri Korut, menuduh AS merongrong proses rekonsiliasi antar-Korea serta memperburuk situasi di Semenanjung Korea. Tudingan itu ia sampaikan pada Rabu, 31 Januari melalui surat kepada Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-bangsa Antonio Guterres.

"Pihak berwenang AS sedang secara sengaja berusaha memperburuk situasi dengan menempatkan aset-aset strategis, termasuk sekelompok kapal induk penyerang berkekuatan nuklir di sekitar semenanjung Korea pada saat Korea utara dan selatan sedang mencari jalan untuk menjaga perdamaian bersama,'" tulis Ri dalam surat tersebut.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini