nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

China Minta AS Tinggalkan Mentalitas ala Perang Dingin

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Senin 05 Februari 2018 00:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 02 04 18 1854566 china-minta-as-tinggalkan-mentalitas-ala-perang-dingin-6XBf5y7rA5.jpg Bendera nasional Amerika Serikat dan China (Foto: Jason Lee/Reuters)

BEIJING – Pemerintah China meminta agar Amerika Serikat (AS) segera menghentikan ‘mentalitas Perang Dingin’ serta tidak salah dalam menanggapi perkembangan militernya. Permintaan itu diucapkan setelah Washington merilis dokumen yang mengungkapkan rencana peningkatan kapabilitas nuklir untuk mencegah negara lain.

“Perdamaian dan pembangunan adalah tren global yang tidak bisa dimundurkan. AS, negara yang memiliki persenjataan nuklir terbesar di dunia, harus berinisiatif mengikuti tren alih-alih melawan arus,” ujar Kementerian Pertahanan China, mengutip dari Reuters, Senin (5/2/2018).

Kebijakan AS tentang nuklir itu sebelumnya menuai reaksi keras dari Rusia. Moskow memandang dokumen tersebut sebagai sebuah konfrontasi atau ajakan perang. Negeri Beruang Merah juga menilai dokumen kebijakan tersebut dapat meningkatkan risiko salah perhitungan dari kedua negara.

Militer AS menjuluki China dan Rusia sebagai ‘kekuatan revisionis’ dalam dokumen strategi pertahanan nasional yang diumumkan pada 1 Februari. Dengan mengembangkan kapasitas nuklir sendiri, Negeri Paman Sam yakin dapat mencegah Rusia yang ingin menggunakan senjata nuklir.

China lantas menuduh Amerika Serikat mengeluarkan spekulasi premature mengenai arah perkembangan militer negara itu. Beijing mengaku selalu menjalankan sikap menahan diri dalam mengembangkan senjata nuklir serta selalu mengupayakan kekuatan nuklir mereka berada pada titik minimal.

“Kami berharap AS mau meninggalkan mentalitas Perang Dingin, dengan sungguh-sungguh menganggap tanggung jawab perlucutan senjata khusus, memahami dengan benar maksud strategis China dan secara obyektif melihat kemampuan pertahanan militer China,” tutup pernyataan resmi tersebut.

Kementerian Pertahanan China lantas mengusulkan agar kedua negara bekerja sama demi kepentingan angkatan bersenjata masing-masing. Kerjasama tersebut diyakini mampu menciptakan stabilitas dalam hubungan antara China dengan AS serta berkontribusi pada stabilitas kawasan.

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini