Image

Tipu Calon Jamaah Umrah, Pemilik PT GAM Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Senin 05 Februari 2018 17:05 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 02 05 337 1855002 tipu-calon-jamaah-umrah-pemilik-pt-gam-dilaporkan-ke-bareskrim-polri-k5og3XXsGP.jpg Bareskrim Polri (Foto: Okezone)

JAKARTA - Puluhan jamaah umrah beramai-ramai mendatangi Gedung Bareskrim Polri untuk melaporkan PT Garuda Angkasa Mandiri (GAM) lantaran diduga melakukan penipuan dana umrah.

Kuasa hukum korban penipuan dana umrah yang dilakukan PT GAM, Muhammad Zakir Rasyidin mengatakan, kedatangan ini untuk melaporkan pemilik Mahfud Abdullah yang jelas-jelas menipu. 

"Kita akan laporkan pemilik PT GAM, lantaran sudah jelas-jelas menipu dan menggelapkan dana umrah," katanya di Bareskrim Polri, Gedung KKP, Jalan Medan Merdeka Timur, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (5/2/2018).

Uang yang digelapkan pelaku kurang lebih sebesar Rp30 miliar dari 1000 jamaah. "Sekitar 1000 atau Rp30 m," lanjutnya.

(Baca Juga: Banyak Agen Travel Bodong, Polri Imbau Jangan Gampang Tergoda Umrah Murah)

Dirinya pun meminta pihak kepolisian untuk melakukan penangkapan terhadap Mahfud yang juga diketahui seorang residivis.

"Kami minta pihak kepolisian untuk melakukan penangkapan, dia juga merupakan residivis dengan kasus yang sama," tuturnya.

Selain Mahfud, dua artis yang menjadi ikon perusahaan jasa travel itu Ustadz Guntur Bumi dan Puput Melati dimintai keterangan atas kasus penipuan dan pengeluaran dana umrah yang dilakukan Mahfud.

"Kami minta juga Guntur Bumi dan Puput untuk diperiksa sebagai saksi atas kasus ini," katanya.

Sementara itu, salah satu korban penipuan dan pengelapan dana umrah yang dilakukan PT GAM, Eko menuturkan setelah Mahfud ditangkap oleh polisi, dirinya kembali mendirikan perusahaan jasa travel umrah lagi dengan nama yang berbeda yakni PT Madiatulhujjah Wisata Ziarah (MWZ).

"Dulu dia (Mahfud) ditangkap kemudian dipenjara, kemudian dia mendirikan perusahaan sama tapi namanya beda," tuturnya.

(Baca Juga: Polda Jabar Terima Ribuan Pengaduan Calon Jamaah Umrah Korban Penipuan PT SBL)

Pendirian perusahaan yang dipimpin istrinya Siti Solehah sebagai komisaris perusahaan dan anaknya Haikal sebagai wakil direktur.

"Dia buat lagi perusahaan, Mahfud pernah bilang para jamaah akan dialihkan ke MWZ, namun itu hanya akal-akalan saja," tutupnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini