nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mayat Janda Tengkurap di Kebun Gegerkan Warga Kulonprogo

Kuntadi, Jurnalis · Senin 05 Februari 2018 16:46 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 02 05 510 1854990 mayat-janda-tengkurap-di-kebun-gegerkan-warga-kulonprogo-wjqSAOSWar.jpg Penemuan Mayat Janda di Kebun, Kulonprogo (foto: Kuntadi/SINDO)

KULONPROGO - Mayat perempuan diketahui bernama Purwanti (45) ditemukan tewas tengkurap di lumpur kebun kosong di Jombokan, Tawangsari, Pengasih, Kulonprogo. Penemuan mayat wanita tersebut sempat menghebohkan warga sekitar.

Namun, polisi yang melakukan pemeriksaan bersama dengan petugas dari Puskesmas Pengasih tidak menemukan adanya tanda-tanda penganiayaan pada jasad korban.

(Baca Juga: Warga Geger Temukan Mayat Wanita Paruh Baya di Sungai Sodong Cilacap)

"Hasil olah TKP dan pemeriksaan, korban adalah Piurwantio dan tidak ada tanda-tanda penganiayaan," jelas Kapolsek Pengasih Kompol Salim, Senin (5/2/2018).

Atas hasil pemeriksaan ini, jasad korban diserahkan kepada keluarganya untuk dilakukan pemakaman. Korban selama ini diketahui depresi dan kerap menyendiri dan jarang bergaul dengan warganya.

Ketika disinggung adanya senjata tajam berupa sabit, Salim tidak menepisnya. Namun dipastikan tidak ada snagkut paut dengan kematian korban. Mungkin korban ke kebun untuk mencari daun. Namun, terjatuh sampai dengan tewas.

"Memang ada sabit, tetapi tidak ada tanda penganiayaan di tubuh korban," jelasnya.

Adik korban, Puji Astuti mengaku terakhir bertemu pada Minggu 4 Februari 2018 di rumahnya. Dia memang kerap datang untuk menitipklan dagangan baik makanan atau pun es. Saat itu tidak ada tanda-tanda atau firasat korban akan meninggal dunia.

"Biasanya saja tidak ada tanda-tanda," jelas Puji.

(Baca Juga: Mayat Perempuan Telanjang Penuh Luka Ditemukan di Semak-Semak)

Korban sudah 2 tahun lebih menjanda setelah suaminya meninggal dunia. Selama ini korban hanya tinggal berdua dengan Adam anaknya yang masih duduk di bangku SLTP. Korban sendiri merupakan anak kembar dan saudara kembarnya Purwanto tengah bekerja di Jakarta.

Korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang baru pulang dari pasar. Saksi yang melintas melihat sosok manusia tengkurap di kebun yang dipenuhi air dan lumpur. Kejadian inipun dilaporkan kepada warga yang lain dan aparat kepolisian.

Korban selama ini tinggal bersama Adam anaknya dengan menggantungkan hidupnya dari warga sekitar dan keluarganya. Perempuan ini pendiam dan jarang bergaul dengan warga sekitar. Sepertinya mengalami depresi dan tertutup. Dulu dia pernah berjualan makanan dan es di sekolah dan pasar.

"Saya sering mengajak mengaji tetapi dia tidak pernah mau," ujar Dwi Martini tetangganya.

Purwanti, kata dia, kerap mengeluh dengan saudaranya jika dikejar- kejar. Namun siapa yang dimaksud mengejar dan masalah apa tidak pernah diketahui. Korban juga jarang menceritakan masalah yang dialami baik dengan anak ataupun keluarganya yang lain.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini