nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Viral di Facebook, Bocah Korban Kekerasan dalam Pengawasan Dinsos Kuningan

Dwi Ayu Artantiani , Jurnalis · Senin 05 Februari 2018 16:18 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 02 05 525 1854964 viral-di-facebook-bocah-korban-kekerasan-dalam-pengawasan-dinsos-kuningan-jtkhE6mplK.jpg Ilustrasi (Dok.Okezone)

KUNINGAN - Bocah korban penganiayaan B masih dalam pengawasan Dinas Sosial Kabupaten Kuningan. Polres Kuningan pun tengah melakukan pendalaman dengan meminta keterangan sejumlah saksi.

Kasatreskrim Polres Kabupaten Kuningan, AKP Syahroni mengungkapkan peristiwa tersebut diketahui saat video penganiayaan terhadap korban viral di media sosial, kemudian dengan sigap tim Subdit IV Cyber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menangkap para pelaku.

"B saat itu yang tinggal dengan neneknya di Desa Cikubangsari, Kecamatan Kramat Mulya, Kabupaten Kuningan, dibawa oleh tetangganya MR (43) atas suruhan ibu kandungnya SP (41) pergi ke Jakarta untuk diserahkan kepada LS (45)," terangnya, Senin (5/2/2018).

 (Baca: Bocah Korban Kekerasan yang Viral di Facebook Alami Trauma)

Setelah itu, kata dia, B dibawa LS ke Yayasannya di Bogor, namun B mendapatkan penganiayaan beruntung tetangganya AS mengetahui hal tersebut dan langsung membawa B pulang ke Kuningan.

"Sebelumnya, memang kami mendapatkan laporan keluarga bahwa B hilang selama 1 tahun 7 bulan dan kasus ini masih dalam tahap pemeriksaan saksi," tuturnya.

Menurutnya, dari hasil keterangan saksi LS merupakan mantan majikan ibu kandung korban. Pihaknya pun sudah berkoordinasi dengan Polda Jabar untuk penanganan lebih lanjut. Pada peristiwa ini Polda Metro Jaya sudah menangkap tiga pelaku diantaranya SP, MR dan LS.

"Kami juga sudah melakukan visum pada tubuh korban adanya tanda-tanda kekerasan di sekujur tubuhnya diduga bekas cubitan dan pukulan," ungkapnya.

 (Baca juga: Polisi Dalami Motif Kekerasan pada Bocah yang Viral di Facebook)

Selain itu, ia juga sudah melakukan pemanggilan terhadap ayah korban namun karena kondisinya yang depresi ayah korban belum bisa dimintai keterangan.

"Korban sekarang sudah ditangani oleh Dinas Sosial Kabupaten Kuningan, kasus ini masih kami dalami," pungkasnya.

(ulu)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini