nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rekonstruksi Pembunuhan Satu Keluarga di Aceh, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Khalis Surry, Jurnalis · Selasa 06 Februari 2018 17:43 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 02 06 340 1855590 rekonstruksi-pembunuhan-satu-keluarga-di-aceh-pelaku-terancam-hukuman-mati-V71W8Yx214.jpg Suasana rekonstruksi pembunuhan satu keluarga di Aceh. (Foto: Khalis/Okezone)

BANDA ACEH - Ridwan (22), tersangka pembunuhan tiga orang satu keluarga di Kampung Mulia, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh melakukan rekonstruksi, Selasa (6/2/2018). Mengenakan baju oranye tahanan, didampingi personel Polresta, Ridwan memperagakan 106 adegan saat melakukan aksi kejahatannya, sesuai dengan berita acara pemeriksaan (BAP).

Ridwan mempraktekkan aksinya tahap demi tahap, mulai dari memukul korban, mengambil pisau di dapur hingga membawa kabur sepeda motor milik korban. Namun, aksi tersangka tidak terlihat detail karena proses rekonstruksi berlangsung tertutup dalam rumah korban Tjisun (45), Minarni (40), dan anaknya Callietos NG (8).

Proses rekontruksi mendapat pengawalan ketat dari petugas kepolisian. Warga yang berkerumun melihat proses reka ulang itu hanya bisa berdiri di sekitaran garis polisi yang dipasang petugas. Proses rekontruksi juga dihadiri petugas dari Kejaksaan Tinggi Negeri Banda Aceh, Kasat Reskrim AKP Muhammad Taufik, dan Kabag Ops Dedi Darwinsyah.

(Baca juga: Satu Keluarga Tewas Dibunuh, Mayatnya Ditemukan Terkunci dalam Ruko di Banda Aceh)

Kapolresta Banda Aceh, AKBP Trisno mengatakan, balasan dari perbuatannya, Ridwan sebagai tersangka tunggal diancam dengan pasal berlapis. Dia diganjal dengan perbuatan melakukan pembunuhan berencana, dan juga tindakan pencurian dengan ancaman hukuman mati.

Dikatakan Trisno, sebanyak 106 adegan diperagakan tersangka. Bermula ketika tersangka dan korban, Tjisun sedang menurunkan barang dari kendaraan roda empat, hingga kemudian dilanjutkan dengan adegan pembunuhan. “Pertama korban dan pelaku baru siap membongkar barang dan adegan terakhir membawa motor pelaku,” ujar Trisno.

Selain itu, katanya, tersangka melakukan rekonstruksi dengan baik. Apa yang dilakukan sama dengan BAP. "Mudah-mudahan hasil reka ulang ini melengkapi semua berita acara, dan memimbulkan keyakinan dari hakim. Kini, tersangka masih ditahan di Polresta, dalam waktu dekat berkas perkara akan dilimpakan ke kejaksaan," ujarnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini