Image

Menengok Dapur Xpander dan Pajero Sport yang Juga Pabrik L300 Terbaru

Risna Nur Rahayu, Jurnalis · Kamis 08 Februari 2018 12:19 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 02 08 15 1856484 menengok-dapur-xpander-dan-pajero-sprot-yang-juga-pabrik-l300-terbaru-vIw13VsRgU.jpg Foto: Risna Nur Rahayu/Okezone

BEKASI - Dua mobil keluaran terbaru dari perusahaan otomotif asal Jepang, Mitsubishi Motors Corporation yang launching tahun lalu, Xpander dan Pajero Sports, sudah banyak ditemui di jalanan Indonesia. Untuk Xpander bahkan sukses besar, karena pemesanannya mencapai 50.000 unit setelah diperkenalkan pertama kali dalam acara GIIAS 2017. Padahal, target perusahaan saat itu 3.000-4.000 unit pasca-launching.

Setelah mendulang sukses, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), distributor resmi kendaraan Mitsubishi di Tanah Air, mengajak awak media dan sejumlah blogger berkunjung ke pabrik perakitan Xpander dan Pajero Sports di kawasan Industri GIIC Deltamas, Bekasi, Jawa Barat.

Pabrik Mitsubishi bertema New Plant Concept tersebut diresmikan Presiden Joko Widodo pada April 2017. Di sanalah dapur pembuatan Xpander dan Pejero Sports. Dalam waktu dekat, Colt L-300 terbaru juga akan diproduksi.

Berdiri di atas lahan 51 hekater, pabrik Mitsubishi didominasi warna putih. Ada empat proses perakitan dalam pabrik tersebut hingga akhirnya mobil bisa dipasarkan setelah lulus uji kualitas. Mulai dari stamping, welding, painting, dan assembling.

[Baca Juga: Uji Tabrak Mitsubishi Xpander Selesai, Ini Hasilnya]

Proses produksi mobil di pabrik Mitsubishi melibatkan tenaga manusia dan robot dengan komposisi 60 persen untuk sumber daya manusia. Untuk proses yang berat seperti menyatukan body kendaraan dan pengelasan, robot mengambil peran. Sementara manusia menangani hal-hal yang butuh ketelitian, seperti pemasangan dasbor. Automatic guided vihicle (AGV) atau kendaraan kendali otomatis, juga terlihat mondar-mandir di rutenya di ruang produksi.

Laksono, staf pabrik Mitsubishi yang menjadi pemandu awak media dan blogger dalam kunjungan itu, menerangkan bahwa dalam sehari target produksi kendaraan rata-rata 165 unit. Pabrik terus beroperasi selama 24 jam dengan pekerja terbagi 2 shift.

"Sampai jam segini (sekitar pukul 11.45 WIB) sudah mencapai 49 unit yang terakit," ujarnya sambil menunjuk monitor layar datar sekira 32 inchi yang terpajang di bagian painting pabrik.

Mobil-mobil yang sudah terakit selanjutnya melewati bagian Quality Control (QC). Tampak kendaraan hilir mudik dikemudikan oleh pekerja yang melakukan pengujian. "Meski pemesanan cukup banyak, kualitas tetap jadi perhatian kami," kata Presiden Direktur MMKSI, Takao Kato saat konferensi pers usai jurnalis dan blogger berkunjung ke pabrik.

Ada yang menarik dalam proses produksi Xpander dan Pajero Sport di pabrik Mitsubishi ini. Meski dunia otomotif selalu dikaitkan dengan laki-laki, tapi ada pekerja perempuan di pabrik Mitsubishi. Jumlahnya memang tak banyak, sekira 5 orang dibanding laki-laki yang mencapai ratusan.

"Pekerja perempuan sekira 10 persen, itupun lebih banyak di divisi lain, bukan produksi. Karena industri ini beda dengan industri elektronik. Kalau otomotif spare part dan alat-alatnya berat, jadi memang lebih pas laki-laki," tambah Takao Kato.

Kapasitas produksi pabrik Mitsubishi di Cikarang ini mencapai 160.000 unit/tahun, termasuk untuk Xpander 80.000 unit. Pada Mei tahun ini, Xpander rakitan pabrik di Cikarang akan diekspor ke Filipina. Negara itu jadi pilihan karena pecinta mobil jenis MPV cukup banyak dan merek Mitsubishi menempati urutan dua yang disukai warga Filipina.

Xpander terbagi dalam enam varian, yakni GLX transmisi manual 5-speed, GLS transmisi manual 5-speed, Exceed transmisi manual 5-speed, Exceed transmisi matik 4-speed, Sport transmisi matik 4-speed, dan Ultimate transmisi matik 4-speed. Harga dibanderol mulai Rp189.00 jutaan.

[Baca Juga: Sukses di Indonesia, Mitsubishi Ekspor Xpander ke Filipina dan Thailand]

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini