Kapal Pencari MH370 Hilang dari Radar, Malaysia: Operasi Berjalan Mulus

Wikanto Arungbudoyo, Okezone · Kamis 08 Februari 2018 12:07 WIB
https: img.okezone.com content 2018 02 08 18 1856468 kapal-pencari-mh370-hilang-dari-radar-malaysia-operasi-berjalan-mulus-ReMw8t3lC8.jpg Menteri Perhubungan Malaysia, Datuk Seri Liow Tiong Lai, memastikan operasi pencarian MH370 berlangsung mulus (Foto: Mohd Rasfan/AFP)

PUTRAJAYA – Kapal Seabed Constructor, yang disewa Ocean Infinity untuk mencari pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang, dikabarkan tidak ada dalam pantauan radar. Namun, Menteri Perhubungan Malaysia, Datuk Seri Liow Tiong Lai, memastikan bahwa operasi pencarian MH370 berjalan mulus.

“Kami menyadari ada banyak orang yang melacak pergerakan (kapal) Seabed Constructor, jadi ketika transponder dimatikan, tentu saja banyak yang penasaran dan bertanya ada apa. Tetapi itu semua normal, jika mereka ingin mematikan radar, mereka berhak untuk itu,” ujar Datuk Seri Liow Tiong Lai, sebagaimana dilansir dari The Star, Kamis (8/2/2018).

BACA JUGA: Kapal Pencari MH370 Hilang dari Pantauan Selama Tiga Hari 

Ia mengatakan, kapal Seabed Constructor saat itu sedang menuju Pelabuhan Fremantle, Australia, untuk berhenti sementara serta mengisi bahan bakar. Setelahnya, kapal yang disewa dari Norwegia itu kembali ke area pencarian dan melanjutkan operasi.

“Setelah itu, kapal akan kembali area pencariannya. Kementerian, melalui Departemen Penerbangan Sipil (DCA), akan memberikan info lebih rinci kepada media terkait perkembangan terbaru misi pencarian,” tegas Menteri Perhubungan Datuk Seri Liow Tiong Lai.

BACA JUGA: Perusahaan AS Kerahkan Kapal Cari Bangkai Pesawat Malaysia Airlines MH370

Para pengamat yang mengikuti misi pencarian terkejut ketika mendapati kapal Seabed Constructor menghilang dari pelacakan satelit pada 1-4 Februari. Liow mengatakan, dua orang anggota Angkatan Laut Malaysia berada di atas kapal tersebut dan selalu memberikan laporan harian kepada DCA.

“DCA mengelola pusat operasi dan media bisa datang, dan Anda akan melihat seluruh rincian misi, seperti benda-benda yang diambil dari dasar laut, selama beberapa pekan terakhir. Sangat lega melihat keseluruhan misi berjalan dengan mulus. Mereka menggunakan delapan kendaraan bawah laut, dan setiap misi meliputi pencarian di area seluas 1.000 kilometer persegi per hari,” tutup Liow.

BACA JUGA: Pesawat MH370 Ditemukan, Perusahaan AS Bakal Dibayar Rp940 Miliar

BACA JUGA: Ahli Oseanografi Australia Optimis MH370 Ditemukan dalam 1 Bulan

Ocean Infinity memiliki waktu 90 hari terhitung sejak 17 Januari untuk menemukan bangkai pesawat MH370. Perusahaan eksplorasi bawah laut Amerika Serikat (AS) itu akan menerima bayaran tinggi jika berhasil menemukan bangkai pesawat. Namun, mereka tidak akan dibayar jika pesawat MH370 tidak berhasil ditemukan.

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini