Share

Kunjungan Komisioner HAM PBB Beri Dampak Positif Bagi Indonesia

Wikanto Arungbudoyo, Okezone · Kamis 08 Februari 2018 22:00 WIB
https: img.okezone.com content 2018 02 08 18 1856838 kunjungan-komisioner-ham-pbb-beri-dampak-positif-bagi-indonesia-bjBTBja56t.jpg Komisioner HAM PBB, Pangeran Zeid Ra'ad al Hussain. (Foto: AFP)

JAKARTA - Indonesia mendapat apresiasi tinggi dari Komisioner Tinggi Hak Asasi Manusia PBB, Zeid Ra'ad al Hussain. Pria asal Yordania itu senang dapat melihat Indonesia dari perspektif berbeda.

BACA JUGA: Komisioner PBB Temui Menlu Retno Bahas Perlindungan HAM Dunia

"Zeid itu bilang sama saya, dia kaget. Biasanya ditolak kalau mau berkunjung ke suatu negara, ini malah diundang," ujar Perwakilan Tetap RI di Dewan HAM PBB, Duta Besar Hassan Kleib, kepada awak media di Restoran Tjikini Lima, Jakarta Pusat, Kamis (8/2/2018).

"Apalagi ketika dia melihat bahwa kita begitu terbuka. Dia bisa berbicara dengan LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat), pemerintah, dan media dengan begitu terbuka. Dia bilang di negara lain belum tentu begitu," imbuh Hassan.

Mantan Perwakilan Tetap RI di Markas PBB New York itu mengatakan, kunjungan tersebut membawa dampak yang baik tidak hanya bagi Indonesia, tetapi juga Zeid Ra'ad al Hussain sendiri. Sebab, dia biasa menerima laporan-laporan negatif tentang Indonesia dari para pelapor khusus PBB.

"Ya daripada dia terima laporan yang negatif-negatif terus, ada baiknya kita undang terus lihat sendiri. Dia bahkan belum pernah ke Indonesia dan tidak tahu Indonesia itu di mana. Selama empat tahun ini dia hanya duduk dan menerima laporan, ya lebih baik kita datangkan saja," kata Hassan Kleib.

Salah satu isu yang menjadi perhatian PBB adalah kondisi di Papua. Usai kunjungan, Zeid Ra'ad al Hussain mengaku siap mengirimkan perwakilan dari Komisi Tinggi PBB di Bangkok, Thailand, untuk meninjau langsung kondisi di Bumi Cenderawasih.

Hassan mengklaim, Zeid Ra'ad mengatakan kepadanya bahwa akan menyampaikan sikap positif Indonesia terhadapnya kepada Dewan HAM PBB pada 26 Februari mendatang di Jenewa. Kunjungan tersebut juga amat positif bagi masyarakat, pemerintah Indonesia, dan juga Zeid Ra'ad al Hussain sendiri.

BACA JUGA : Komisi HAM PBB: Indonesia Bisa Move On dari Masa Lalu

"Positif buat Zeid karena bisa melihat perkembangan langsung dan lebih komprehensif. Positif buat pemerintah karena bisa berbincang secara konstruktif karena HAM tidak boleh dipolitisasi. Positif untuk masyarakat karena disediakan forum bagi LSM tidak hanya berkirim surat. Saya 100% yakin nama Indonesia semakin dihormati HAM-nya," tutup Hassan Kleib.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini