nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Gerebek Pabrik Miras Oplosan

Mewan Haqulana , Jurnalis · Kamis 08 Februari 2018 15:35 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 02 08 340 1856625 polisi-gerebek-pabrik-miras-oplosan-QYxk6Lkvqk.jpg foto: Okezone

PALEMBANG - Polisi menggerebek rumah tinggal yang dijadikan pabrik pembuatan Minuman Keras (Miras) oplosan di RT 05 RW 02 Kelurahan Tanah Mas, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin. Dalam penggerebekan tersebut, polisi menangkap tiga orang.

Kapolda Sumsel Irjen Zulkarnain mengatakan, pabrik miras oplosan ini telah beroperasi tiga bulan lebih. Setiap hari usaha rumahan ini mampu memproduksi 3.840 botol miras oplosan yang dikemas dalam 80 dus, masing-masing 48 botol.

"Setiap dus nya merka menjual ke pengecer Rp500 ribu," jelasnya kepada wartawan, Kamis (8/2/2018).

Bila dikalkulasi, penjualan produksi miras oplosan ini cukup besar. Dalam tiga bulan rata-rata omsetnya bisa mencapai Rp4,8 miliar. Honor karyawannya saja perbulan hampir Rp5 juta per-orang.

"Memang cukup menarik, honor karyawannya saja mengalahkan gaji perwira polisi," sambungnya.

Dalam memproduksi miras oplosan tersebut, pelaku menggunakan metanol dicampur pewarna dan minyak wangi. Mereka juga membuat stampel dan merk yang persis dengan aslinya.

"Tujuannya agar miras oplasan ini seperti resmi dari cukai," katanya.

Petugas juga mengamankan barang bukti diantaranya satu unit alat ukur kadar, dua unit mesin pres, 2.500 tutup botol merek Mansion House Whisky, 1.500 tutup botol merek Mansron House Vodka, dan 40 karung botol kosong.

Kemudian delapan drum plastik warna biru isi air, drum plastik wama biru kosong, lem kayu, stempel, merk dan alat-alat lain.

Petugas meringkus tiga tersangka atas nama Mumuh, Irfan fan Irwando yang merupakan pekerja pabrik miras oplosan. Sementara pemilik usaha ini, Mulyadi Gunawan warga Bogor, masih dalam pengejaran. Atas pernuatannya pelaku diduga melanggar tiga pasal, yakni perlindungan konsumen, pasal obat berbahaya dan undang undang perdagangan.

"Ancaman yang dikenakan mencapai 20 tahun kurungan penjara," tegasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini