nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Survei Instrat: Emil-Uu Unggul Elektabilitas, Duo DM Unggul Popularitas

Oris Riswan, Jurnalis · Kamis 08 Februari 2018 16:57 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 02 08 525 1856690 survei-instrat-emil-uu-unggul-elektabilitas-duo-dm-unggul-popularitas-a6s9jMYrzS.jpg foto: Okezone

BANDUNG - Indonesia Strategic Institute (Instrat) kembali merilis hasil survei terkait Pilgub Jawa Barat 2018. Dari hasil survei, pilgub akan menjadi perebutan kuat dua dari empat pasangan.

Pasangan yang bersaing ketat untuk memenangkan pilgun adalah Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Rindu) dan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi (Duo DM).

"Pilgub Jawa Barat diprediksi akan sangat kompetitif untuk dua pasangan ini," kata social analyst Instrat Adi Nugroho dalam konferensi pers di Bandung, Kamis (8/2/2018).

Dari hasil survei, Rindu menempati urutan pertama dengan tingkat elektabilitas 25,6 persen. Sedangkan Duo DM menguntit ketat di posisi kedua dengan elektabilitas 24,1 persen.

 (Baca juga: Dana Kampanye Tiap Paslon Pilgub Jabar Disepakati Rp473 Miliar)

Posisi ketiga ditempati pasangan Sudrajat-Syaikhu (Asyik) yang diusung koalisi Gerindra-PKS dengan elektabilitas 2,1 persen. Di posisi terakhir, ada pasangan Tubagus Hasanudin (Hasanah) yang diusung PDIP. Pasangan ini hanya memiliki tingkat elektabilitas 1,1 persen.

Sedangkan untuk tingkat popularitas secara personal, Deddy Mizwar ada di posisi teratas dengan 93 persen. Posisi kedua ditempati Ridwan Kamil dengan 88 persen dan ketiga Dedi Mulyadi dengan 68 persen. Sisanya, justru kandidat lain jauh tertinggal.

Bahkan dengan simulasi pasangan, publik lebih mengenal dua pasangan yaitu Rindu dan Duo DM. Duo DM ada di posisi teratas popularitas dengan 90,4 persen. Sedangkan Rindu di posisi kedua dengan 84,7 persen. Sementara dua pasangan lain popularitasnya hanya belasan persen.

 (Baca juga: Dana Kampanye Tiap Paslon di Pilgub Jabar Ditaksir Capai Rp1 Triliun)

Berdasarkan data-data itu, pertarungan seru perebutan suara rakyat Jawa Barat diperkirakan akan didominasi Rindu dan Duo DM. Tapi, Asyik dan Hasanah masih memiliki potensi untuk menyodok.

"Ini akan jadi tantangan besar untuk pasangan lain (Asyik dan Hasanah) untuk menaikkan elektabilitas dan popularitasnya," jelasnya.

Dibanding survei-survei sebelumnya, prosentase yang didapat Rindu menurutnya relatif stagnan. Sedangkan Duo DM mengalami peningkatan signifikan.

"Saat Emil berpasangan dengan Uu terjadi semacam stagnasi elektabilitas. Yang menarik justru ketika Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi dipaangkan terjadi penambahan (elektabilitas dan popularitas) karena mereka saling melengkapi, mereka melengkapi dari sisi pemilih yang berbeda satu sama lain," tutur Adi.

Sementara itu, survei yang digelar Instrat dilakukan dengan metode multistage random sampling meliputi 225 kecamatan dan 27 kabupaten/kota di Jawa Barat. Survei dilakukan pada 27-30 Januari 2018 dengan jumlah responden 1.800 orang, margin of error 2,31 persen, dan tingkat kepercayaan 95 persen.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini