nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jadi Tersangka, Zumi Zola Belum Niat Lawan KPK Lewat Praperadilan

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Jum'at 09 Februari 2018 17:12 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 02 09 337 1857234 jadi-tersangka-zumi-zola-belum-niat-lawan-kpk-lewat-praperadilan-uNN2YkYPOG.JPG Gubernur Jambi Zumi Zola (Foto: Heru Haryono/Okezone)

JAKARTA – Penasihat Hukum Gubernur Jambi, Zumi Zola, Muhammad Farizi, menyebut kliennya belum memiliki niatan untuk 'melawan' Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui gugatan praperadilan atas status tersangkanya dalam kasus suap pengesahan RAPBD Jambi, tahun 2018.

"Sejauh ini belum dipikirkan ke sana (Praperadilan) karena belum tahu apa yang terjadi. Orang mau mengajukan praperadilan itu kalau merasa ini bersalah," kata Farizi di kantornyadi kawasan Jakarta Selatan, Jumat (9/2/2018).

Menurut Farizi, kliennya masih akan tetap mengikuti proses hukum yang berlaku di KPK. Kendati begitu, dia mengatakan apabila nantinya ada yang menyimpang dari aturan, langkah praperadilan pun akan ditempuh.

"Kami jalani, ada yang tidak sesuai aturan, kami akan mengajukan keberatan. Jika keberatan tidak diterima, kami mengajukan praperadilan," ujar dia.

Farizi memastikan Zumi Zola akan siap menghadapi proses hukum apa pun, termasuk apabila harus ditahan. Dia mengklaim bahwa hal tersebut telah dipersiapkan oleh Zumi Zola saat ditetapkan menjadi tersangka.

"Apa pun itu memang sudah menjadi risiko. Itu pasti akan terjadi. Itu sudah dipersiapkan semuanya. Kita akan menaati hukum apa pun yang dilakukan," tuturnya.

Sekadar diketahui, Zumi Zola telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus dugaan penerimaan hadiah serta janji terkait sejumlah proyek di Provinsi Jambi. Namun, saat ini KPK belum menahan politikus PAN itu.

Penetapan tersangka Zumi Zola merupakan pengembangan dari kasus dugaan suap pengesahan RAPBD Jambi, tahun 2018. Dalam hal ini, KPK menyangka Zumi telah menerima gratifikasi berupa hadiah dan uang sebesar Rp6 miliar.

(Baca Juga: Pihak Zumi Zola Akui Ada Oknum DPRD Minta 'Uang Ketok' Terkait RAPBD Jambi)

Selain Zumi, KPK juga menetapkan Pelaksana T‎ugas (Plt) Kadis PUPR Jambi, Arfan pada kasus dugaan penerimaan hadiah serta janji terkait sejumlah proyek di Provinsi Jambi. Mereka berdua diduga bersama-sama telah menerima hadiah atau janji.

(Baca Juga: Jadi Tersangka KPK, Zumi Zola Masih Pantau Pelayanan Pemutihan Pajak di Jambi)

Atas perbuatannya, mereka disangkakan melanggar Pasal 12B atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor, sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini