Image

Kapolda Papua: Pasukan Pengamanan Pilkada di Daerah Rawan Dibekali Peluru Tajam

ant, Jurnalis · Jum'at 09 Februari 2018 22:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 02 09 340 1857437 kapolda-papua-pasukan-pengamanan-pilkada-di-daerah-rawan-dibekali-peluru-tajam-31vGsLrSOK.JPG Kapolda Papua Irjen Boy Rafli Amar (Foto: Saldi Hermanto/Okezone)

JAYAPURA – Polisi yang bertugas sebagai pengaman pilkada daerah rawan gangguan kamtibmas dari kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Provinsi Papua, dibekali peluru tajam.

"Bagi anggota yang terlibat sebagai pengaman pilkada dan bertugas di kampung atau distrik yang diketahui rawan KKB, maka mereka akan dibekali peluru tajam," kata Kapolda Papua Irjen Boy Rafli dalam sambutannya pada rapat koordinasi TNI-Polri di Jayapura, Jumat (9/2/2018).

Ia mengatakan, hal itu dilakukan karena pihaknya tidak ingin anggotanya menjadi sasaran empuk aksi KKB.

Berbeda dengan daerah yang juga menyelenggarakan pilkada, namun bukan dikategori daerah rawan KKB, yakni dibekali peluru hampa serta gas air mata.

"Kita harus bertindak hati-hati dan meminimalkan jatuhnya korban karena dampak yang ditimbulkan, sehingga dalam waktu dekat akan dilakukan pelatihan atau simulasi menghadapi gangguan kamtibmas," kata Irjen Boy Rafli.

Ia menyebut Polda Papua akan menyiagakan 17 ribu personel, tiga ribu di antaranya dari TNI untuk pengamanan pilkada.

Banyaknya personel yang dikerahkan untuk pengamanan karena luas wilayah Papua yang tiga setengah kali Pulau Jawa, dan memiliki 29 kabupaten/kota.

"Namun, untuk mewujudkan pilkada damai, sangat diperlukan peran aktif tokoh masyarakat dan agama," ujar Boy Rafli.

Rakor TNI-Polri yang berlangsung sehari dihadiri Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI George Elnadus Supit dan para komandan di lingkungam Kodam XVII/Cenderawasih dan Polda Papua.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini