Image

Hakteknas ke-23 Akan Diselenggarakan di Riau

Mufrod, Jurnalis · Minggu 11 Februari 2018 09:12 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 02 11 65 1857843 hakteknas-ke-23-akan-diselenggarakan-di-riau-kXoULUBIVX.jpg Foto: Dok Kemristekdikti

PEKANBARU - Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir, resmi meluncurkan rangkaian kegiatan peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-23 yang akan dihelat di Pekanbaru Riau pada 10 Agustus 2018.

Acara peluncuran tersebut menandai dimulainya rangkaian berbagai kegiatan peringatan Hakteknas tahun ini yang mengambil tema “Inovasi untuk Kemandirian Pangan dan Energi”, dimana kegiatan Hakteknas kali ini diharapkan mampu mendorong terwujudnya Visi Pembangunan Indonesia yang dicanangkan Presiden Joko Widodo dan merupakan cita-cita besar terhadap manifestasi kedaulatan pangan dan energi yang menjadi isu strategis dunia dan telah ditetapkan menjadi salah satu sasaran prioritas pembangunan dan pengembangan iptek dan inovasi Indonesia hingga tahun 2025.

“Puncak Peringatan Hakteknas ke-23 pada tanggal 10 Agustus 2018 di kota Pekanbaru provinsi Riau akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo. Peringatan tahun ini akan semakin terasa istimewa dan bernilai sejarah karena untuk pertama kalinya diselenggarakan di Pulau Sumatera,” ujar Menteri Nasir, di Pekanbaru Sabtu 10 Februari 2018 malam.

Gubernur Riau Arsyadjuliandi menyambut baik pelaksanaan Puncak Peringatan Hakteknas ke-23 di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Terlebih Riau akan menjadi daerah pertama di Sumatera yang menjadi tuan rumah perhelatan Hakteknas setelah sebelumnya kegiatan serupa telah dilaksanakan di beberapa daerah seperti Solo dan Makassar.

“Ini merupakan kehormatan bagi Bumi Lancang Kuning Provinsi Riau menjadi Provinsi pertama di Pulau Sumatera yang menjadi tuan rumah Hakteknas 2018. Provinsi Riau siap mendukung pelaksanaan Hakteknas 2018,” papar Arsyadjuliandi.

Peringatan Hakteknas tahun ini diselenggarakan untuk menghargai dedikasi dan prestasi membanggakan seluruh komponen bangsa yang telah mengembangkan iptek dan inovasi untuk peningkatan kesejahteraan, daya saing dan kemandirian bangsa. Juga sebagai upaya mendorong sinergi peran dan fungsi Stakeholder inovasi di daerah yakni pemerintah daerah, akademisi, dunia usaha, masyarakat dan media massa.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini