nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Perawat Rumah Sakit di China Bantu Pasutri Rayakan Ultah Pernikahan Emas

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Selasa 13 Februari 2018 03:06 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 02 12 18 1858444 perawat-rumah-sakit-di-china-bantu-pasutri-rayakan-ultah-pernikahan-emas-u2s9R3wuQi.jpg Gu setia mengunjungi istrinya yang terbaring tak sadarkan diri selama tiga tahun terakhir (Foto: South China Morning Post)

HAINING – Para perawat di sebuah rumah sakit di Haining, Provinsi Zhejiang, China, melakukan tindakan yang terpuji. Mereka membantu sepasang suami istri (pasutri) untuk merayakan hari ulang tahun (ultah) pernikahan emas atau ke-50 di salah satu kamar rumah sakit.

Selama tiga tahun terakhir, perempuan bernama Wang menjalani perawatan akibat pendarahan otak di unit perawatan intenstif (ICU). Perempuan berusia 75 tahun itu tidak sadarkan diri. Meski demikian, sang suami bernama Gu hampir tidak pernah absen mengunjungi perempuan yang dikasihinya itu setiap hari.

Pria berusia 79 itu selalu memberi istrinya sup ginseng, mengajak berbincang, dan memberi tahu perkembangan terbaru dari kedua anaknya setiap kali berkunjung. Semua dilakukan Gu selama 30 menit sesuai jam berkunjung rumah sakit.

Meski tahu istrinya tidak akan merespons, Gu tidak menyerah demi perempuan yang dicintainya itu. Selama tiga tahun terakhir, ia hanya absen mengunjungi istrinya dalam tiga kesempatan, yaitu ketika Gu sendiri merasa tidak sehat.

“Bahkan jika hanya ada peluang 1 berbanding 10 ribu atau 1 berbanding 100 ribu, saya tidak akan pernah menyerah. Saya hanya berharap suatu hari dia akan sadar,” ujar Gu, mengutip dari South China Morning Post, Selasa (13/2/2018).

Tentu saja Gu mengenal semua yang bertugas di ICU rumah sakit. Seorang perawat, Zhang Yanyan, tahu bahwa pasutri itu akan merayakan ulang tahun pernikahan ke-50 pada 19 Februari. Ia pun ingin membantu Gu merayakan momen spesial tersebut. Zhang mengajak koleganya untuk mengadakan perayaan kecil-kecilan.

Setelah mendekorasi kamar dengan balon dan spanduk serta memakaikan jas berwarna hitam ke Gu, Zhang dan kolega menyaksikan momen bahagia bagi pasutri yang menikah pada 1968. Gu secara perlahan-lahan memakaikan cincin pernikahan ke jari istrinya seraya mereka ulang momen 50 tahun lalu.

“Kamu benar-benar cantik hari ini,” ujar Gu kepada istrinya yang terbaring di kasur. Gu dan para perawat kemudian menutup perayaan sederhana itu dengan saling berbagi kue.

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini