Image

Akibat Antrean Toilet, Kapal Pesiar Harus Kembali Bersandar ke Pelabuhan

Febrianto, Jurnalis · Selasa 13 Februari 2018 08:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 02 13 18 1858677 akibat-antrean-toilet-kapal-pesiar-harus-kembali-bersandar-ke-pelabuhan-EC1765HHfR.png (Foto: ABC)

SYDNEY - Sebuah kapal pesiar terpaksa kembali ke Sydney setelah terjadi bentrokan di atas kapal berkaitan antrean toilet.

Kapal pesiar Pacific Explorer milik perusahaan P&O Cruises harus kembali ke Sydney, awalnya kala eorang perempuan asal Rusia dituduh memukul kepala seorang pemuda berusia 21 tahun menggunakan botol anggur yang sudah kosong.

Menurut Polisi New South Wales (NSW), bentrokan terjadi antara beberapa pria mengenai antrean toilet hari Minggu pagi.

Dalam bentrokan tersebut, perempuan berusia 37 tahun yang merupakan pasangan dari salah seorang pria memukul kepala pemuda berusia 21 tahun, dengan botol anggur hingga berdarah.

Pria yang mengalami cedera kemudian mendapatkan pengobatan di atas kapal.

Perusahaan pemilik kapal pesiar tersebut, P&O Cruises mengatakan mereka meminta kepolisian NSW naik ke kapal kemarin pagi karena adanya perilaku buruk di dalam kapal semalam.

"Ini sesuai dengan kebijakan kami untuk tidak memberikan toleransi sama sekali terhadap perilaku berlebihan yang mempengaruhi keamanan, kenyamanan, dan kenikmatan tamu lain," jelas pihak kapal pesiar, seperti dikutip dari ABC.

Pelayaran kapal pesiar ini mengambil tema "Comedy Cruise gala" itu perjalanan selama tiga hari di lautan dari Sydney.

Akibat bentrokan tersebut, enam pria, termasuk pemuda yang cedera, dan perempuan yang menyerang sudah diturunkan dari kapal dari kawasan Bradley's Head, setelah kapal tersebut harus kembali ke pelabuhan karena insiden tersebut.

Keenam pria itu akhirnya dibebaskan tanpa tuduhan, sementara wanita berusia 37 tahun yang adalah warga negara Rusia digelandang ke kantor polisi Newtown.

P&O Cruises mengatakan kelompok yang diturunkan dari kapal ini tidak akan diijinkan lagi naik kapal milik perusahaan tersebut di masa depan. (feb)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini