Image

Istri Perwira Polisi dan TNI Ikut Jadi Korban Arisan 'Mama Yona'

Wijayakusuma, Jurnalis · Selasa 13 Februari 2018 18:26 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 02 13 338 1859081 istri-perwira-polisi-dan-tni-ikut-jadi-korban-arisan-mama-yona-Wy3iHfXrLe.jpg Arisan Online Mama Yona (foto: Wijayakusuma/Okezone)

BEKASI - Jumlah korban penipuan grup arisan online 'Mama Yona' terus bertambah. Korban tak hanya dari kalangan warga sipil saja, beberapa di antaranya ternyata merupakan istri perwira Polri dan TNI.

Salah satunya adalah wanita berinisial DS yang merupakan istri perwira polisi. Ibu Bhayangkari dari Pangkal Pinang itu datang untuk memberikan pendampingan kepada para korban.

(Baca Juga: Pelaku Penipuan Arisan Online 'Mama Yona' Beri Sebagian Uang ke Bandar Narkoba di Batam)

"Ibu DS dengan saya kenal sejak 2 tahun lalu, suaminya perwira Polri. Ke sini bilang hanya dampingi korban, padahal bu DS sendiri juga kena tipu pelaku," kata Titi Ariyanti, rekan DS di grup arisan Mama Yona, Selasa (13/2/2018).

Menurutnya, keinginan DS untuk membantu para korban timbul saat mengetahui jumlah korban pelaku yang mencapai ratusan orang.

"Meski jadi korban, bu DS juga tergerak membantu korban lainnya. Jadi ia memutuskan datang ke Polres," ungkap Titi.

Sementara itu, kuasa hukum korban dari LBH Patriot menerangkan, sedikitnya ada 6 orang istri perwira polisi dari luar daerah, ikut menjadi korban arisan Mama Yona. Masing-masing mereka berasal dari Bandar Lampung, Lubuk Pakam, Sumatera Utara (Sumut), Pematang Siantar (Sumut) serta Pangkal Pinang.

Sedangkan seorang lagi merupakan warga Perumahan Narogong Indah, Kota Bekasi, "Ada 6 orang istri perwira polisi dan satu orang istri TNI dari Jogjakarta (Jateng), juga turut jadi korban pelaku. Kami akan terus kawal kasus ini sampai persidangan," pungkas Manotar Tampobolon.

(Baca Juga: Korban Arisan Online "Mama Yona" Terus Berdatangan dari Luar Bekasi)

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini