Image

Pasangan Esthon-Chris Maknai Nomor Urut 1 sebagai Lambang Persatuan Bangsa

Adi Rianghepat, Jurnalis · Selasa 13 Februari 2018 15:22 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 02 13 340 1858922 pasangan-esthon-chris-maknai-nomor-urut-1-sebagai-lambang-persatuan-bangsa-xlZHIr7m5X.jpg Esthon Foenay-Chris Rotok saat pengambilan nomor urut Pilkada NTT. Foto Okezone

KUPANG - Pasangan Calon Gubernur Nusa Tenggara Timur Esthon Foenay-Chris Rotok memaknai nomor urut 1 sebagai lambang persatuan Indonesia, satu nusa satu bangsa.

"Nomor 1 itu simbol kesatuan dan persatuan rakyat dan bangsa. Satu nusa dan satu bangsa serta satu bahasa Indonesia," kata Esthon usai mengikuti penarikan nomor urut pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang akan bertarung dalam pesta demokrasi rakyat lima tahunan di provinsi seribu nusa itu, Selasa (13/2/2018).

Menurut dia, nomor urut 1 itu simbol kebhinekaan dan keberagamaan yang dimiliki NTT dan wilayah Indonesia yang kepulauan. Dengan nomor 1 Esthon-Chris harus bisa mengemban semangat kerja keras untuk mengejar satu tujuan utama, yaitu memajukan kesejahteraan seluruh masyarakat di daerah ini.

"Satu tekad kami yang sudah kami integrasikan dalam program kerja lima tahun ke depan menjadi simbol dari nomor urut 1 yang kami dapat hari ini," kata Esthon yang didampingi Chris Rotok dan sejumlah simpatisannya.

Memang tak pernah ada angka favorit, namun nomor urut 1 ini menjadi sinyal nyata kemenangan pasangan Eathon-Chris. "Tidak mau mendahului kehendak Tuhan namun angka 1 adalah nyata menjadi yang pertama atau pemenang," kata Esthon.

Wakil Gubernur 2008-2013 itu menyampaikan untuk bisa jadi yang pertama alias nomor 1 atau pemenang dalam kontestasi ini, maka semua tim dan relawan Esthon-Chris harus berjibaku meyakinkan semua program kesejahteraan rakyat yang sudah dirancang ke masyarakat. Hanya dengan jualan program itulah masyarakat akan menjatuhkan pilihan memenangi konteatasi ini.

Program membangun dari desa, lanjut Esthon, harus terus dijual tuntas ke masyarakat. Masyarakat harus diberikan pemahaman bahwa saatnya kini masyarakat di desa sekalipun menjadi tuan atas desanya. Menjadi subyek dari pembangunan itu sendiri.

"Masyarakat diberi kewenangan mengelola sendiri potensinya demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat itu sendiri," kata Esthon.

KPU NTT telah resmi menetapkan nomor urut kontestan pemilihan gubernur dan wakil gubernur di NTT.

Pasangan Esthon Foenay-Chris Rotok yang diusung Partai Gerindra, PAN dan Partai Perindo mendapat nomor 1, Pasangan Marianus Sae-Emiliana Nomleni diusung PDIP dan PKB mendapat nomor urut 2.

Sementara pasangan calon Beny K Harman-Beni Litelnoni diusung Partai Demokrat, PKPI dan PKS di nomor urut 3 serta Pasangan Calon Viktor Bungtilu Laiskodat-Josef Nae Soi diusung Partai NasDem, Golkar dan Hanura berada di nomor urut 4.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini