nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

17 Ribu Personel Gabungan Amankan Pilkada Sulsel

Prayudha, Jurnalis · Selasa 13 Februari 2018 16:28 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 02 13 340 1858989 17-ribu-personel-gabungan-amankan-pilkada-sulsel-gIwt2vXfkn.jpg Ilustrasi.

MAKASSAR - Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Selatan (Sulsel) menerjunkan sedikitnya 17.000 aparat gabungan yang terdiri dari anggota kepolisian yang di-backup oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam pengamanan pemilihan calon gubernur dan kepala daerah 2018.

Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Sulsel, Komisaris Besar, Dicky Sondani menjelaskan, dalam momentuman pilkada serentak tahun ini, pihaknya dibantu oleh anggota TNI dengan garis komando dari Polri.

"Kali ini kita melihatkan TNI dengan 17.000 pasukan gabungan dalam pengawalan pilkada di Sulsel," kata Dicky, Selasa (13/2/2018).

Menurutnya lagi, kerjasama yang baik antara TNI-Polri sangat dibutuhkan dalam menjaga keamanan dan kenyamanan warga saat pesta demokras. Peran TNI dinilai sangat penting dalam memelihara stabilitas keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.

(Baca juga: Kapolda Papua: Pasukan Pengamanan Pilkada di Daerah Rawan Dibekali Peluru Tajam)

Keterlibatan TNI dalam tugas kepolisian, khususnya dalam pilkada, tertuang dalam nota kesepahaman TNI-Polri. Perjanjian tersebut ditandatangani Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di sela rapat pimpinan di Markas Besar TNI, 23 Januari lalu.

Hal yang perlu diwaspadai, lanjut Dicky adalah tingginya rivalitas di beberapa wilayah. Kekuatan para pendukungan pasangan calon yang tak terkontrol bisa memicu konflik.

"Kita melihat beberapa aspek yang ada di Sulsel sebagai kira-kira kans dalam kontestan pemilihan nantinya. Kalau dia seimbang, kami waspadai. Kalau dia gap-nya sangat besar, kami bisa agak sedikit leluasa," ucapnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini