Image

Berikut Nomor Urut 4 Paslon yang Bertarung di Pilwako Pangkalpinang

Arsan Mailanto, Jurnalis · Selasa 13 Februari 2018 19:32 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 02 13 340 1859119 berikut-nomor-urut-4-paslon-yang-bertarung-di-pilwako-pangkalpinang-DD1znApTPb.jpg 4 paslon yang bertarung di Pilwako Pangkalpinang. (Foto: Arsan/Okezone)

PANGKALPINANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung hari ini menggelar rapat pleno pengundian nomor urut pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Pangkalpinang di Hotel Grand Mutiara, pada Selasa 13 Februari 2018 sore. 

Dalam Pilwako Pangkalpinang kali ini, ada empat paslon yang akan bertarung mengambil simpati dan hati masyarakat untuk jadi orang nomor satu di Ibu Kota Provinsi Bangka Belitung (Babel).

Hasil pengundian, paslon dari jalur independen Rinaldi-Sarjulianto (Rindu) mendapat nomor urut 1, paslon Saparudin (Udin)-Edison mendapat nomor urut 2, paslon Maulana Akil (Molen)-Sopian (Senyum) nomor urut 3 dan paslon Endang-Ismiyardi (Eksis) mendapat nomor urut 4.

"Seperti kita ketahui kami Rindu (jargon Rinaldi-Sarjulianto) maju sebagai pasangan independen, mendapat suara dari rakyat. Alhamdulillah hari ini dapat nomor 1, dan suara warga Pangkalpinang, kami tahu mereka sedang merindukan pemimpin yang baru," ujar Rinaldi ditemui awak media usai mendapat nomor urut di Grand Mutiara, Pangkalpinang Bangka Belitung, Selasa (13/2/2018).

Tak hanya paslon Rindu, masing-masing paslon lain juga diberi kesempatan untuk menyampaikan pesan dan pendapat mereka usai mendapat nomor urut, yang langsung disaksikan KPU, instansi terkait serta pendukung dari tiap paslon yang hadir.

"Alhamdulillah, kami pasangan Udin-Edison mendapat nomor urut 2 bersyukur mudah-mudahan dengan nomor ini kami dapat diingat masyarakat sampai 27 juni nanti pada saat pemilihan," kata Udin seraya tersenyum.

(Baca juga: KPUD Tetapkan Empat Paslon Peserta Pilkada Pangkalpinang 2018)

Molen-Sopian pun mendapat giliran biacara, pasangan dengan jargon SMS (Senyum Molen Sopian), menyampaikan pendapat mereka dan mengajak seluruh masyarakat untuk selalu senyum. "Semua yang hadir di sini adalah semua masyarakat Pangkalpinang, semua nomor 1, 2, 3 dan 4 adalah suatu momen demokrasi untuk Pangkalpinang. Kami keluarga besar senyum Molen-Sopian Sopian mengucapkan terima kasih atas semua dukungannya. Ingat kita tidak boleh arogan, harus santun, jujur dan adil," tuturnya.

Tak hanya itu paslon Endang-Ismiyardi (Eksis) yang mendapat nomor urut 4 mengatakan, "Hari ini adalah momen yang luar biasa, di mana para calon hadir di dalam kegiatan ini dan kemudian untuk Pangkalpinang lebih maju. Kami harap cintai dan ciptakan pilkada damai pada proses pemilihan nanti. Semoga saya perempuan satu-satunya menjadi Wali Kota Pangkalpinang," imbuhnya. 

Sedangkan Ketua KPU Kota Pangkalpinang, M Yusuf mengungkapkan, kegiatan ini adalah tahapan terakhir dari pencalonan. ""Setelah dua kegiatan ini selesai, selanjutnya mereka sudah memulai kampanye pada 15 Februari 2018 sesuai dengan pengundian nomor urut hari ini,"  serunya.

Kendati begitu, pihak KPU mengimbau agar masing-masing paslon untuk berkampanye secara santun, tanpa black campaign, hate speech, dan SARA.

Sah! Ini Nomor Urut 4 Paslon Pilwakot Pangkalpinang

PANGKALPINANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung hari ini menggelar rapat pleno pengundian nomor urut paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang di Hotel Grand Mutiara, pada Selasa 13 Februari 2018 sore. 

Dalam pilkada serentak pilwakot Pangkalpinang kali ini, ada empat paslon yang akan bertarung mengambil simpati dan hati masyarakat khususnya warga Pangkalpinang, untuk menjadi orang nomor satu di Ibukota Provinsi Bangka Belitung (Babel). 

Dari hasil pengundian paslon dari jalur independen paslon Walikota Rinaldi-Sarjulianto (Rindu) mendapat nomor urut 1, paslon paslon Saparudin (Udin)-Edison mendapat nomor urut 2, paslon Maulana Akil (Molen)-Sopian (Senyum) nomor urut 3 dan paslon Endang-Ismiyardi (Eksis) mendapat nomor urut 4.

"Seperti kita ketahui kami Rindu (jargon Rinaldi-Sarjulianto) maju sebagai pasangan independen, mendapat suara dari rakyat. Alhamdulillah hari ini dapat nomor 1, dan suara warga Pangkalpinang, kami tau mereka sedang merindukan pemimpin yang baru," ujar Rinaldi ditemui awak media usai mendapat nomor urut di Grand Mutiara, Pangkalpinang Bangka Belitung, Selasa (13/2/2018). 

Tak hanya paslon Rindu, masing-masing paslon lain juga diberi kesempatan untuk menyampaikan pesan dan pendapat mereka usai mendapat nomor urut, yang langsung disaksikan KPU, instasi terkait, dan pendukung dari tiap paslon yang hadir.

"Alhamdulillah, kami pasangan Udin-Edison mendapat nomor urut 2 bersyukur mudah-mudahan dengan nomor ini kami dapat diingat masyarakat sampai 27 juni nanti pada saat pemilihan," kata Udin seraya tersenyum. 

Molen-Sopian pun mendapat giliran, pasangan dengan jargon SMS (Senyum Molen Sopian), menyampaikan pendapat mereka dan mengajak seluruh masyarakat untuk selalu senyum.

"Semua yang hadir di sini adalah semua masyarakat Pangkalpinang, semua nomor 1 2 3 dan 4 adalah suatu momen demokrasi untuk Pangkalpinang. Kami keluarga besar senyum Molen-Sopian Sopian mengucapkan terima kasih atas semua dukungannya. Ingat kita tidak boleh arogan, harus santun, jujur dan adil," tuturnya. 

Tak hanya itu paslon Endang-Ismiyardi (Eksis) yang mendapat nomor urut 4 mengatakan, alhamdulillah berkat dukungan semua pihak, dirinya optimis dan yakin Pangkalpinang akan di pemimpin seorang wanita.

"Hari ini adalah moment yang luar biasa di mana para calon hadir di dalam kegiatan ini dan kemudian untuk Pangkalpinang lebih maju. Kami harap cintai dan ciptakan Pilkada damai pada proses pemilihan nanti. Semoga saya perempuan satu-satunya menjadi Wali Kota Pangkalpinang," imbuhnya. 

Sedangkan Ketua KPU Kota Pangkalpinang, M Yusuf mengungkapkan bahwa kegiatan tadi adalah tahapan terakhir dari pencalonan. Kemarin itu penetapan paslon dan hari ini pengundian masing-masing paslon walikota Pangkalpinang, Bangka Belitung. 

"Setelah dua kegiatan ini selesai  selanjutnya mereka sudah memulai kampanye pada 15 Februari 2018 sesuai dengan pengundian nomor urut hari ini,"  serunya. 

Kendati begitu, pihak KPU mengimbau agar masing-masing paslon ini pada saat kampanye damai menggunakan pendekatan kepada masyarakat dengan cara santun, tidak ada kampanye black campaign, hate speech, dan SARA. 

"Kita harap tidak ada kampanye hitam, ujaran kebencian, SARA. Masing-masing paslon lakukan pendekatan kepada masyarakat dengan cara santun dan beradab," tutup Yusuf tegas.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini