Image

Setelah Toyota, Giliran Daihatsu Angkat Bicara Soal Polemik Aturan Ekspor Mobil ke Vietnam

Pradita Ananda, Jurnalis · Rabu 14 Februari 2018 14:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 02 14 15 1859380 setelah-toyota-giliran-daihatsu-angkat-bicara-soal-polemik-aturan-ekspor-mobil-ke-vietnam-acM12KFMeH.jpg Ilustrasi. Foto: Okezone

JAKARTA - Setiap negara di dunia sejatinya memang memiliki kepentingan nasional masing-masing terhadap sesuatu.

Maka dari itu, demi memenuhi national interest alias kepentingan nasionalnya tersebut, pihak pemerintah suatu negara membuat sederet regulasi, salah satunya regulasi soal impor.

Bicara tentang regulasi soal impor barang, salah satu yang masih hangat dibicarakan ialah soal peraturan impor mobil yang ditetapkan oleh negara tetangga, Vietnam.

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, kini Vietnam memiliki peraturan baru terkait impor mobil completely built up (CBU) yang masuk dari negara-negara di Asia Tenggara atau ASEAN. Di mana Vietnam menerapkan regulasi baru berkaitan dengan uji tipe dan uji emisi dalam regulasi nomor 116 tentang Overseas Vehicle Type Approval (VTA).

Dengan adanya peraturan ini, artinya sedikit banyak akan mempengaruhi proses jalannya arus ekspor mobil-mobil dari Indonesia untuk masuk ke Vietnam karena panjangnya proses yang harus dilalui.

[Baca Juga: Rekor, Pabrik Daihatsu di Indonesia Produksi Mobil Ke-5 Juta Unit]

Setelah belum lama ini, Toyota sebagai salah satu pelaku industri bisnis otomotif, melalui Warih Andang Tjahjono sebagai Presiden Direktur PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia, yang kala itu menyebutkan pihaknya sendiri mempercayakan polemik ini kepada Presiden Joko Widodo.

Lalu apa tanggapan pelaku bisnis otomotif lainnya di Indonesia? Ditemui dalam acara peluncuran 'All New Sirion Generasi Ke-3' di bilangan Jakarta Selatan, Direktur Marketing PT Astra Daihatsu Motor (ADM) angkat bicara meski terkesan diplomatis.

"Soal peraturan Vietnam ini, Gaikindo sendiri sudah menindak lanjuti ya. Bekerja sama juga dengan pemerintah. Daihatsu sendiri ikut arahan dari Gaikindo dan pemerintah," ujarnya.

Amelia menambahkan, pihaknya memang memutuskan untuk mengikuti arahan yang diberikan oleh pihak-pihak berwenang karena pada dasarnya, regulasi baru dari Vietnam tersebut tidak hanya berimbas kepada salah satu brand saja.

"Basically enggak bisa lakuin sendiri, ya karena peraturan ini kan berlaku ke semua brand," tandasnya. [Baca Juga: Toyota Angkat Bicara Soal Polemik Regulasi Baru Ekspor Vietnam]

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini