Image

KPK Minta Persoalan Indeks Persepsi Korupsi Dipikul Bersama

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Rabu 14 Februari 2018 15:54 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 02 14 337 1859531 kpk-minta-persoalan-indeks-persepsi-korupsi-dipikul-bersama-vOPVmkrYpW.jpg Wakil Ketua KPK Saut Situmorang (Foto: Okezone)

JAKARTA ‎- Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang meminta agar permasalahan tingginya indeks persepsi korupsi (IPK) di Indonesia jadi tanggung jawab semua pihak. Terutama, tanggung jawab lembaga penegak hukum dan semua sektor lembaga.

"Apalagi indeks persepsi korupsi, faktor itu dominan di luar KPK, pengadilan, PNS, polisi, militer, hakim, jaksa, swasta, pajak, cukai, politik, legislatif, kepemimpinan nasional," kata Saut saat dikonfirmasi, Rabu (14/2/2018).

(Baca Juga: KPK Balas Surat Ketua DPR Terkait Pansus Angket)

Oleh karenanya, Saut meminta agar semua pihak ikut memecahkan persoalan tingginya IPK di Indonesia. Sebab, apabila IPK tersebut hanya dibebankan kepada KPK, maka tidak akan terlaksana IPK yang rendah di Indonesia.

"Nah, kalau itu dibebankan ke KPK tentu jauh panggang dari api," pungkasnya. (Baca Juga: Pesan KPK untuk Peserta Pilkada : Proses Demokrasi Harus Bebas dari Korupsi!)

Sebelumnya diketahui, dalam rekomendasi pansus hak angket bentukan DPR mempermasalahkan masih tingginya IPK di Indonesia. Namun, KPK menegaskan bahwa permasalahan tersebut bukan hanya menjadi tanggung jawab KPK.

 

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini