nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Firasat Tiara, Bocah Korban Pembunuhan Satu Keluarga di Tangerang

Chyntia Sami B, Jurnalis · Rabu 14 Februari 2018 15:57 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 02 14 338 1859533 firasat-tiara-bocah-korban-pembunuhan-satu-keluarga-di-tangerang-IviYG04VmR.jpg Makam Tiara, korban pembunuhan satu keluarga. (Foto: Chyntia/Okezone)

TANGERANG - Mutiara Zaelani Saputri (12), satu dari tiga anggota keluarga yang tewas dengan posisi berpelukan di Perumahan Taman Kota Permai II Blok B6/5, Kelurahan Periuk, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, ternyata telah menunjukkan firasat sebelum ditemukan tewas mengenaskan.

Gadis kecil yang kerap disapa Tiara tersebut merupakan anak kedua dari pasangan Ema (40) dan suami terdahulunya, M Zaelani. Tiara sempat menunjukkan firasatnya tersebut kepada sang ayah, tepat satu hari sebelum ia ditemukan tewas pada Senin, 12 Februari 2018.

"Minggu malam saya ketemu Tiara, anak saya. Dia enggak bilang apa-apa yang bikin aneh atau gimana-gimana, cuma bilang kangen karena saya jarang ketemu," ujar Zaelani, Rabu (14/2/2018).

Zaelani pun tak menyangka, ternyata itu adalah pertemuannya yang terakhir dengan buah hatinya sebelum ditemukan tewas bersimbah darah dengan ibunya yakni, Ema (40) dan sang kakak tiri Nova (23).

Zaelani mengungkapkan, perpisahannya dengan sang anak merupakan putusan pengadilan setelah biduk rumah tangga yang dijalaninya dengan Ema kandas lima tahun yang lalu. "Kalau cerai faktornya karena sudah tidak cocok saja. Lalu sepakat pisah baik-baik. Saya juga enggak permasalahin gono-gini, karena saya tahu anak saya ada sama dia," ungkapnya.

(Baca juga: Pembunuhan Satu Keluarga di Tangerang Dilatarbelakangi Jual-Beli Mobil)

Kini, jasad Tiara pun telah dimakamkan di dekat kediaman Zaelani di Kampung Tare Kolod, Kelurahan Sepatan, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang.

Tiara diketahui mengalami luka tusuk di bagian fatal yakni area dada. Tak hanya itu, ia pun sempat disekap oleh pelaku yang tak lain adalah ayah tiri korban Muchtar Effendi (60) alias Habib alias Pendi.

Jasad Tiara ditemukan saling berpelukan bersama sang ibu, Ema dan kakak tirinya, Nova pada Senin, 12 Februari 2018 sekira pukul 15.00 WIB. Sementara, Habib ditemukan sekarat dengan sejumlah luka tusuk di leher dan perut dalam posisi terlentang. Tubuh Habib yang terkapar lemas ditemukan di kamar yang berbeda dengan lokasi penemuan jasad sang istri dan kedua anaknya.

Usai melewati masa kritisnya, Habib pun mengakui perbuatan yang telah dilakukannya kepada pihak kepolisian. Atas perbuatannya, pelaku pun dijerat dengan pasal 338 juncto pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman seumur hidup.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini