Fakta di Balik Viral Bocah Tergeletak Lemas di Minimarket Kawasan Sarinah

Muhamad Rizky, Jurnalis · Rabu 14 Februari 2018 17:04 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 02 14 338 1859581 fakta-di-balik-viral-bocah-tergeletak-lemas-di-minimarket-kawasan-sarinah-JPAGZUVpB8.JPG Bocah yang tergeletak lemas di minimarket. (Foto: Instagram)

JAKARTA - Video seorang anak kecil tengah tertidur di sebuah tempat perbelanjaan di kawasan Sarinah, tepatnya di Jalan Hj. Agus Salim Jakarta Pusat beredar di media sosial (medsos).

Dalam video berdurasi 30 detik itu nampak seorang pria paruh baya yang mengaku ayah dari anak tersebut duduk di kursi plastik sembari menghitung uang. Namun miris, tepat di depannya sang bocah tengah tertidur di lantai.

Video bocah yang diduga mendapat eksploitasi anak itu diunggah oleh akun Instagram milik @nanaaelena. Okezone mencoba mengkonfirmasi kebenaran video tersebut dan lokasi video itu dibuat.

Saat mengunjungi lokasi, salah seorang pegawai Alfamart yang enggan disebutkan namanya membenarkan video tersebut. Peristiwa itu katanya terjadi sekira pukul 21.00 WIB, Selasa 13 Februari 2018. Seorang perempuan yang merasa prihatin melihat anak itu sempat mengelus dan kemudian merekamnya.

"Iya bener itu yang di fotoin mba-mba semalem, dia elus-elus kasihan kayanya. Anaknya tidur di lantai kakek (pria paruh baya) itu hitung uang, dibiarin saja sama kakek itu tidur tengkurep," tuturnya.

(Baca juga: Bocah Tergeletak Lemas, Bapak-Bapak di Depannya Malah Sibuk Hitung Uang)

Ia mengaku baru sekali melihat anak tersebut. Saat itu katanya, kondisi sang anak sangat memerihatinkan. Dari raut wajahnya nampak lemas seperti orang sedang pingsan.

"Anaknya lemes banget, orang tidur gitu saja kayak orang pingsan seram deh, katanya umurnya setahun. Semalam sempat diangkat anaknya cuma lemas banget tidur gitu, didudukin tetap lemas, tidur lagi," ungkapnya.

Pengamen paruh baya itu lanjutnya, memang sudah sering datang ke minimarket tempatnya bekerja untuk menukarkan uang receh. Ia biasa menukarkan uang sekira pukul 21.00 WIB. Bahkan katanya, banyak pengamen lain sembari membawa anak juga melakukan hal yang sama.

"Biasanya malam dia nukar sekitar jam sembilan. Hampir tiap malam dia ke sini, emang kalau di sini banyak mas yang kayak gitu (nuker uang) banyak banget sambil bawa anak," ungkapnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini