nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pelaku Sempat Minta Maaf Usai Aniaya Kepala Sekolah

Subhan Sabu, Jurnalis · Rabu 14 Februari 2018 18:13 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 02 14 340 1859629 pelaku-sempat-minta-maaf-usai-aniaya-kepala-sekolah-fzjOLz5478.jpg Kepalas Sekolah SMP Negeri 4 Lolak, Bolang Mongondow (foto: Subhan Sabu/Okezone)

MANADO - Delmart Pokalira (41) alias Mart, pelaku penganiayaan terhadap Astri Tampi (57) Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Lolak, Bolaang Mongondow (Bolmong) sempat minta maaf kepada suami korban.

Usai menganiaya korban, pelaku pulang ke rumahnya, saat di jalan, pelaku berpapasan deng Sonny Tengkey, Sangadi (Kepala Desa) Labuan Uki yang merupakan suami korban.

(Baca Juga: Ini Penyebab Orangtua Murid Nekat Aniaya Kepala Sekolah)

"Saya sudah pukul Ibu, sudah berdarah-darah di sana, nanti bapak lia, minta maaf saja," ujar Sonny menirukan ucapan pelaku kepadanya, Rabu (14/2/2018).

Meski sudah minta maaf, namun Sonny berharap agar proses hukum terhadap pelaku tetap jalan. "Minta hukum yang setimpal sesuai dengan perbuatannya," tegas Sonny.

Peristiwa berawal pada Selasa 13 Februari 2018 kemarin. Saat itu korban memanggil oknum pelaku dengan anaknya untuk menghadap terkait perbuatan anak pelaku di Sekolah.

Saat korban sedang memberikan pembinaan dan memberikan surat pernyataan untuk ditanda tangani anak pelaku tiba-tiba pelaku marah dan langsung menendang meja kaca yang ada di depannya, akibatnya pecahan kaca itu mengena di tangan kanan korban hingga mengakibatkan luka bocor.

Tidak berhenti sampai disitu, pelaku kembali mengayunkan meja kaca ke arah kepala korban, akibatnya korban mengalami luka serius di bagian wajah dan memar di bagian kepala. Usai melalukan penganiayaan itu, pelaku langsung melarikan diri.

(Baca Juga: Tak Terima Anaknya Ditegur, Orangtua Murid Aniaya Kepala Sekolah)

Pelaku sendiri sudah berhasil diamankan dan sedang menjalani penyelidikan di Kepolisian Sektor Lolak, Bolaang Mongondow.

"Pelaku sudah kami tahan di Mapolsek Lolak dan akan dijerat dengan pasal 351 yang ancaman hukumannya 5 tahun penjara," ujar Kapolsek Lolak AKP Suharno saat dikonfirmasi.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini