Ribuan Pasukan Gabungan Bakal Amankan Pilkada Papua

Edy Siswanto, Jurnalis · Rabu 14 Februari 2018 20:15 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 02 14 340 1859705 ribuan-pasukan-gabungan-bakal-amankan-pilkada-papua-SycZ0kgx7q.JPG Kapolda Papua, Irjen Boy Rafli (foto: Edy/Okezone)

JAYAPURA - Ribuan pasukan gabungan akan dikerahkan untuk pengamanan Pilkada Gubernur dan Bupati di Provinsi Papua.

Kapolda Papua, Irjen Boy Rafli Amar mengatakan, ribuan pasukan gabungan tersebut meliputi Polda Papua, Polda Papa Barat dan perbantuan dari TNI Kolam XVII Cenderawasih.

"Kita sendiri ( Polda Papua) ada sembilan ribu pasukan, ditambah bantuan dari Polda Papua Barat sekitar lima ribu, dan dari TNI sekitar tiga ribu sampai empat ribu personel," kata Boy kepada awak media di Mako Bromob Polda Papua Kotaraja saat menghadiri simulasi pengamanan Pilkada Serentak Polda Papua 2018, Rabu (14/2/2018).

Dikatakannya, puncak pengerahan pasukan akan dilakukan pada hari pemungutan suara pada 12 Juni mendatang.

"Hari pemungutan suara bisa 2/3 kekuatan yang ada dan dikerahkan ke seluruh kabupaten termasuk Provinsi yang menggelar Pilkada serentak. Sementara untuk pengamanan pada proses tahapan setengah kekuatan," ungkapnya lagi.

 (Baca juga: Berkas Orang Asli Papua Belum Dikantongi, Penetapan Calon Gubernur Ditunda 7 Hari Lagi)

Ia juga menegaskan jika pihaknya tidak pernah berhenti untuk melakukan antisipasi kerawanan yang ditimbulkan saat Pilkada Serentak bergulir.

"Kita terus lakukan mapping daerah rawan jelang Pilkada serentak. Pendekatan penanganan hukum kita lakukan," pungkasnya.

 (Baca juga: Berkas Orang Asli Papua "Hilang", KPU Putuskan Pleno Penetapan Calon Ditunda)

Sementara itu, Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI George Elnadus Supit mengaku pendekatan hukum dilakukan untuk menghadapi massa, termasuk kelompok sparatis. Meski begitu tetap harus siap jika tidak maka kelompok tersebut akan menganggu.

"Kalau kita lengah maka mereka akan menganggu. Tujuan mereka jelas untuk merdeka dan memuat kekacauan. Dan jangan sampai di saat Pilkada ada yang memanfaatkan mereka atau dimanfaatkan sehingga Pilkada tidak aman dan sukses," terangnya.

Untuk diketahui, Pilkada serentak Juni mendatang di Papua terdapat 7 daerah yang menyelengarakan Pilakda yakni Puncak, Paniai, Deiyai, Jayawijaya, Mimika, Mamberamo Tengah, dan Biak Numfor, selain itu Pilkada Gubernur Papua yang diselengarakan di ibukota Provinsi Papua di Kota Jayapura.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini