nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tahun Baru Imlek, PM Malaysia Puji Kontribusi Etnis Tionghoa

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Jum'at 16 Februari 2018 00:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 02 15 18 1860292 tahun-baru-imlek-pm-malaysia-puji-kontribusi-etnis-tionghoa-xAmSTSlEzF.JPG Perdana Menteri Malaysia Najib Razak (Foto: Lai Seng Sin/Reuters)

KUALA LUMPUR – Perdana Menteri (PM) Malaysia, Najib Razak, memuji peran komunitas keturunan China di negaranya. Ketua Partai UMNO itu menyebut etnis Tionghoa mempunya peran penting dalam membangun Negeri Jiran sejak kemerdekaan.

Pujian tersebut dilayangkan Najib dalam rangka memperingati Tahun Baru Imlek yang jatuh pada Jumat (16/2/2018). Pria keturunan Bugis itu mengatakan bahwa kontribusi nyata terbesar etnis Tionghoa ada pada kebudayaan dan ekonomi.

“Tentu saja Malaysia adalah rumah bagi banyak saudara-saudara kami dari etnis Tionghoa yang telah memainkan peran penting dalam membangun bangsa hebat ini,” tulis Najib Razak dalam blog pribadinya, mengutip dari Channel News Asia, Jumat (16/2/2018).

“Saya berkomitmen untuk memastikan bahwa tidak ada warga Malaysia yang tertinggal, bahwa masa depan anak-anak kita akan lebih baik, bahwa kita akan tumbuh bersama dengan lebih kuat sebagai kesatuan,” imbuh pria berusia 64 tahun.

Ia menambahkan, festival-festival keagamaan dan kebudayaan menjadi saat-saat menyenangkan tidak hanya bagi komunitas tertentu, tetapi juga dirayakan oleh semua masyarakat Malaysia. Ia yakin harmonisasi yang terbentuk menjadi semangat yang sebenarnya dari Malaysia bersatu.

“Mungkin makanan, kebudayaan, dan tawa yang menyatukan kita dalam perayaan seperti Tahun Baru. Tetapi saya yakin itu sudah mendarah daging sejak kemerdekaan Malaysia. Kita hidup harmonis tanpa memandang ras dan kepercayaan. Itu sudah menjadi cara hidup serta ikatan di antara kita,” kata Najib Razak.

Tahun Baru Imlek, menurut Najib Razak, adalah pengingat yang sempurna bahwa banyak kebudayaan serta kepercayaan di Malaysia yang merupakan identitas bangsa saat ini. Asimilasi budaya yang beragam itu menjadikan Malaysia terlihat unik, segar, dan dinamis.

Perdana Menteri Najib Razak tidak asal bicara. Malaysia merupakan salah satu negara yang memiliki keragaman budaya terutama etnis Melayu, India, dan Tionghoa. Berdasarkan sensus pada 2010, sekira 24,6% warga Malaysia merupakan etnis Tionghoa.

Tahun Baru Imlek pun dijadikan sebagai hari libur nasional di Malaysia. Warga biasanya ikut tumpah ruah ke jalan dalam berbagai festival yang diselenggarakan di beberapa daerah seperti Ibu Kota Kuala Lumpur, Penang, dan Klang.

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini