nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kasus Penyerangan Tokoh Agama, Ketua Majelis Dzikir Perindo Minta Pelaku Ditindak Tegas

Muhamad Rizky, Jurnalis · Kamis 15 Februari 2018 22:38 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 02 15 337 1860350 kasus-penyerangan-tokoh-agama-ketua-majelis-dzikir-perindo-minta-pelaku-ditindak-tegas-vQkWcuJy47.jpg (Foto: Arif Julianto/Okezone)

JAKARTA - Ketua Majelis Dzikir Al-Ittihad Habib Achmad Jindan meminta aparat penegak hukum dapat menindak pelaku penyerangan terhadap tokoh agama di Indonesia secara adil. Hal ini, kata dia, diperlukan untuk menjaga kerukunan antar umat beragama.

"Bangsa kita ini bangsa yang bermoral imbauan saya selaku majelis zikir khususnya aparat dalam menindak sesuatu peristiwa untuk disamaratakan sejajar," kata Jindan usai menggelar dialog bertajuk 'Kerukunan Antar Umat Beragama Untuk Indonesia Damai di Tahun Politik' di Bakoel Coffie Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, (15/2/2018).

Ketua sayap Partai Perindo itu menuturkan, bangsa Indonesia jauh sebelum merdeka sudah menjaga toleransi. Namun, kata dia, ada sejumlah oknum yang berusaha menjadi provokator untuk memecah kerukunan umat.

"Kalau kita berbicara kerukunan, toleransi, Indonesia sudah jadi bangsa yang dirahmati sebenarnya sudah sangat terjaga. Namun, ada upaya provokator untuk menghilangkan harmonisasi itu," ungkapnya.

(Baca Juga: Pernyataan Sikap Gerkindo dan Majelis Dzikir Perindo Terkait Penyerangan Tokoh Agama)

Tugas kita, katanya, sebagai anak bangsa tidak pernah bertempur melawan penjajah, tapi kita harus bersyukur, kita tidak berperang. Untuk itu, lanjut dia, kita harus menjaga kerukunan yang sudah dibangun sejak ratusan tahun yang lalu.

(Baca Juga: Gerakan Sayap Perindo Minta Polisi Usut Tuntas Pelaku Penganiayaan Tokoh Agama)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini