nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sebelum Bunuh 1 Keluarga, Pelaku Sempat Dipukul Istrinya

Chyntia Sami B, Jurnalis · Kamis 15 Februari 2018 20:48 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 02 15 338 1860296 sebelum-bunuh-1-keluarga-pelaku-sempat-dipukul-istrinya-WVDrHnoY6q.jpg Pembunuh 1 keluarga, Habib saat di RS Kramatjati (foto: Ist)

TANGERANG - Muchtar Effendi (60) alias Habib, pelaku pembunuhan sadis satu keluarga di Perumahan Taman Kota Permai II Blok B6/5, Kelurahan Periuk, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, mengaku sempat dipukul oleh sang istri, Ema (40) hingga memancing emosinya.

Pemukulan tersebut terjadi sesaat sebelum dirinya memutuskan untuk menghabisi wanita yang ia nikahi satu tahun belakangan tersebut. Pemicunya adalah masalah jual-beli kendaraan mobil yang dilakukan oleh Ema tanpa sepengetahuan pelaku yang merupakan suaminya.

"Jadi, dari pengakuan pelaku, ia sempat dipukul oleh istrinya sebelum dia khilaf dan menikam Ema dengan belati yang di ambilnya dari dalam tas di kamar belakang," ujar Kapolres Metro Tangerang, Kombes Harry Kurniawan, Kamis (15/2/2018).

Harry menjelaskan, usai menikam sang istri di bagian kepala dan wajah, sang anak bungsu, yakni Tiara (12) terbangun dari tidurnya. Sontak, Tiara pun berteriak memanggil sang ibu.

"Anak keduanya, yakni Tiara pun bangun dan berteriak memanggil ibunya dengan teriakan 'mama, mama, mama'. Pada saat itu, pelaku langsung menikam Tiara dengan sajam setelah menghabisi nyawa istrinya," tuturnya.

 (Baca juga: Satu Keluarga di Tangerang Dibunuh di Bagian Fatal dan Langsung Mematikan)

Namun nahas, saat ia menghabisi nyawa anak bungsunya, sang anak tertua yakni Nova (23) juga terbangun dari tidurnya. Tanpa pikir panjang, pelaku mencekik leher Nova hingga kehilangan nafas dan menusuknya menggunakan senjata tajam.

"Pelaku pun mencoba menghilangkan petunjuk dengan membersihkan TKP dengan cara mengepel," tandasnya.

 (Baca juga: Pembunuhan Satu Keluarga di Tangerang Dilatarbelakangi Jual-Beli Mobil)

Diberitakan sebelumnya, satu keluarga ditemukan tewas mengenaskan dengan kondisi berpelukan pada Senin, 12 Februari 2018 sekira pukul 15.00 WIB. Sang ibu, Ema (40) ditemukan tewas dengan luka tusuk di bagian kepala dan wajahnya. Ema tewas dalam kondisi tertelungkup di atas kasur sambil memeluk kedua anaknya, yakni Nova (23) dan Tiara (12).

Atas perbuatannya, pelaku pun dijerat dengan Pasal 338 juncto Pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman seumur hidup.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini