Hujan Lenyapkan Polusi Asap Akibat Kebakaran Hutan di Aceh Singkil

ant, Jurnalis · Kamis 15 Februari 2018 05:04 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 02 15 340 1859833 hujan-lenyapkan-polusi-asap-akibat-kebakaran-hutan-di-aceh-singkil-oT3tVDENia.jpg ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

SINGKIL - Guyuran hujan pada Rabu 14 Februari 2018 malam melenyapkan polusi asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayah Kabupaten Aceh Singkil sepekan ini.

"Alhamdulillah guyuran hujan, semoga polusi asap cepat reda seketika, karena anak saya sudah mulai batuk-batuk," kata Eka, warga BRR Desa Pulosarok, Singkil kepada wartawan.

Berdasarkan pengamatan, guyuran hujan lebat berlangsung bakda Isya sekitar pukul 21.30 WIB. Sebelumnya Dandim 0109 Singkil Letkol Kav Kapti Hertantyawan mengatakan sedikitnya ada enam titik di dua kecamatan Kabupaten Aceh Singkil terjadi kebakaran lahan.

Kabut asap sejak sepekan terakhir mulai mengganggu kesehatan, karena banyak warga yang mengaku anaknya mulai batuk-batuk.

"Kebakaran lahan terjadi di dua titik Desa Pulo Sarok (Trandas lama), Selok Aceh Areal Selatan, Ujung Bawang sebelah selatan dan Pemuka sebelah selatan pantai pesisir Kecamatan Singkil, yakni jalan memasuki Trandas dan samping Perumahan BRR Singkil," ujarnya.

Sedangkan di Kecamatan Danau Paris, tambahnya, diperkirakan beberapa titik juga yang diduga akibat teriknya cuaca panas yang mudah terbakar dan merembet, sehingga Karhutla di Aceh Singkil sekitar 8 hektare yakni Kecamatan Singkil 3 hektare dan Danau Paris 5 hektare.

Dandim Kapti Hertantyawan menyebutkan, pihaknya bekerjasama dengan polisi berupaya memadamkan api baik secara manual maupun bantuan pemadam kebakaran. Selain itu, imbauan kepada masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar terus-menerus dilakukan.

"Apabila terbukti sengaja dibakar maka pelaku akan diproses oleh pihak kepolisian," kata Kapti.

Sementara itu secara terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Singkil, Sulaiman ST belum mendapatkan informasi terkait kebakaran lahan di Kecamatan Danau Paris, dan berjanji akan menindak lanjuti Karhutla di kecamatan dekat perbatasan Tapteng Sumut itu.

Sedangkan untuk Karhutla di Kecamatan Singkil, ia menyatakan, pihaknya mengaku telah memadamkan kebakaran lahan beberapa hari lalu.

"Karhutla yang sedang terjadi saat ini sudah kita kerahkan sejumlah personel pemadam ke lokasi, namun belum sepenuhnya padam, karena jauh dari pemukiman warga," ungkapnya.

Seluas sekira tiga hektare, lahan di Kecamatan Singkil yang terbakar, pihaknya akan berusaha mengerahkan dua alkon yang berkemampuan setara empat mobil pemadam kebakaran.

"Sulitnya dalam pemadaman Karhutla karena tidak ada akses mobil pemadam masuk ke lokasi jauh ke dalam, petugas pemadam juga sudah turun memantau sumber air di lokasi, karena sulitnya mencari sumber air," ungkapnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini