Image

Ini Jumlah Harta Kekayaan Bupati Lampung Tengah yang Ditangkap KPK

Tri Purna Jaya, Jurnalis · Kamis 15 Februari 2018 22:48 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 02 15 340 1860353 ini-jumlah-harta-kekayaan-bupati-lampung-tengah-yang-ditangkap-kpk-1qEsxpZObr.jpeg Bupati Lampung Tengah nonaktif, Mustafa. (Foto: Tri Purna Jaya/Okezone)

BANDAR LAMPUNG – Bupati Lampung Tengah Mustafa (nonaktif) yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas kasus suap persetujuan program kabupaten memiliki jumlah kekayaan mencapai Rp9,9 miliar.

Berdasarkan data yang dikumpulkan dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Anti Coruption Clearing House Komisi Pemberantasan Korupsi (ACCH-KPK), kekayaan Ketua NasDem Lampung itu terakhir dilaporkan pada Juni 2015 saat dia mengikuti pemilihan bupati setempat.

Total harta yang mencapai Rp9,9 miliar itu berasal dari harta tidak bergerak berupa 29 tanah senilai Rp8,3 miliar; harta bergerak Rp1,4 miliar; giro Rp194,6 juta.

Terkini, Mustafa melaporkan harta kekayaannya ke KPK saat hendak berlaga di Pilkada Lampung. Dalam laporannya ke KPK pada 8 Januari 2018 itu, Mustafa memiliki total harta kekayaan mencapai Rp10,2 miliar.

Mustafa saat ini sedang mengikuti Pilgub Lampung berpasangan dengan anggota DPD RI asal Lampung, Ahmad Jajuli. Pasangan ini mendapatkan nomor urut 4 dalam pengundian yang dilakukan pada Selasa (13/2) kemarin.

(Baca Juga: KPK Tangkap Bupati Lampung Tengah)

Mustafa ditangkap KPK pada Kamis (15/2) sore dan langsung dibawa ke kantor KPK di Jakarta. Beberapa jam sebelum ditangkap, Mustafa sempat mengadakan konferensi pers dan menyatakan tidak tahu-menahu mengenai OTT sejumlah anggota DPRD dan pejabat pemkab.

Mustafa yang sedang cuti karena mencalonkan diri sebagai gubernur Lampung ini mengaku tidak tahu-menahu terkait kasus yang diungkap KPK dengan barang bukti uang mencapai Rp1 miliar itu.

(Baca Juga: OTT di Lampung Tengah, KPK Tetapkan Wakil Ketua DPRD Tersangka)

“Saya tidak tahu persoalan itu, karena setelah ditetapkan sebagai calon gubernur saya sudah cuti jadi saya tidak lagi informasi itu,” katanya.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini