Tukar Posisi dengan Kembarannya, Pria di Peru Kabur dari Penjara

Wikanto Arungbudoyo, Okezone · Sabtu 17 Februari 2018 10:02 WIB
https: img.okezone.com content 2018 02 16 18 1860619 tukar-posisi-dengan-kembarannya-pria-di-peru-kabur-dari-penjara-KAO9Ieqn0g.jpg Alexander Delgado Herrera berhasil ditangkap oleh polisi setelah buron selama satu tahun (Foto: Kementerian Dalam Negeri Peru/Twitter)

LIMA – Kepolisian Peru berhasil menangkap seorang buronan terdakwa kasus pelecehan seksual terhadap anak kecil serta perampokan, Alexander Jheferson Delgado Herrera. Ia berhasil kabur pada 2017 setelah bertukar tempat dengan saudara kembarnya yang datang berkunjung.

Alexander tengah menjalani masa hukuman 16 tahun penjara atas perbuatannya itu. Saudara kembarnya, Giancarlo pun datang untuk menjenguk pada Januari 2017. Ia lantas menyeret kembarannya itu ke dalam sel dan mengganti bajunya sebelum menyelinap keluar.

Giancarlo sempat menjalani pemeriksaan karena diduga membantu saudaranya untuk kabur dari penjara. Akan tetapi, kejaksaan akhirnya memutuskan untuk menghentikan penyelidikan kasus tersebut. Pada akhirnya, Alexander pun berhasil tertangkap.

“Hari ini kita berhasil menangkap kembali penjahat yang kabur dari Penjara Piedras Gordas pada 10 Januari 2017 karena digantikan oleh saudaranya,” ujar Kementerian Dalam Negeri Peru, mengutip dari The Guardian, Sabtu (17/2/2018).

Otoritas Peru sudah sempat mengawasi gerak-gerik Alexander selama beberapa bulan. Menurut Kementerian Dalam Negeri, ia berhasil ditangkap di depan sebuah bangunan yang berada di Distrik Callao. Alexander sempat mencoba kabur tetapi berhasil dikejar oleh petugas polisi.

Saat ditangkap, Alexander mengaku mendapatkan ide tersebut karena ingin berjumpa ibunya. Kementerian Dalam Negeri Peru sempat menawarkan hadiah berupa uang tunai senilai 6.127 dolar Amerika Serikat (AS) bagi pihak-pihak yang mengetahui informasi mengenai Alexander. Selama buron, ia menggunakan nama samaran Vaporito.

“Tidak bisa dipercaya, selama 12 tahun tidak ada yang berhasil melarikan diri dari penjara Ancon I,” ujar mantan Menteri Kehakiman, Marisol Perez Tello.

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini