Korlantas Polri Sebut Permenhub 108 Menjamin Keselamatan Angkutan Online

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Jum'at 16 Februari 2018 01:26 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 02 16 337 1860374 korlantas-polri-sebut-permenhub-108-menjamin-keselamatan-angkutan-online-kqUa60ILDW.jpg Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Royke Lumowa. (Foto: Puteranegara Batubara/Okezone)

JAKARTA - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri angkat bicara mengenai polemik Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 108 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Menggunakan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek.

Menurut Kakorlantas Irjen Royke Lumowa, aturan tersebut sudah tepat untuk memberikan jaminan dan keamanan angkutan online. Sehingga kata dia tak perlu lagi ada polemik berkepanjangan.

"Permenhub 108 menjamin keselamatan angkutan online. Online itu hanyalah cara memesan angkutan umum. Setiap angkutan untuk umum yang dipesan secara online harus safety dan resmi," kata Royke saat dikonfirmasi, Jakarta, Kamis (15/2/2018).

Polemik Permenhub tersebut menimbulkan kontra daripada driver online. Bahkan sejumlah sopir itu sempat melakukan demonstrasi untuk Pemerintah revisi aturan itu.

(Baca Juga: Dishub DKI Gandeng Polisi Sosialisasikan Permenhub 108)

Royke menyebut bahwa, setiap angkutan untuk umum yang dipesan secara online harus aman dan resmi. Oleh karena itu, dia berpandangan peraturan tersebut dirasa sudah tepat.

"Sementara angkutan online yang tidak memenuhi syarat angkutan umum tak ubahnya dengan angkutan omprengan," tutur dia.

Sebelumnya Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menerbitkan Permenhub 108 Tahun 2017 tentang Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Tidak dalam Trayek pada November 2017.

Dalam Permenhub 108, sopir taksi online diwajibkan memiliki SIM A umum, bergabung dengan badan hukum, memiliki dokumen perjalanan berupa STNK, KIR, dan kartu pengawasan. Aturan ini belum berlaku efektif karena Menhub masih memberi toleransi.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini