4 Tentara Israel Luka-Luka Terkena Ledakan di Perbatasan Gaza

Wikanto Arungbudoyo, Okezone · Minggu 18 Februari 2018 14:03 WIB
https: img.okezone.com content 2018 02 18 18 1861057 4-tentara-israel-luka-luka-terkena-ledakan-di-perbatasan-gaza-Yo8ImaXEMt.JPG Ilustrasi militer Israel (Foto: Amir Cohen/Reuters)

TEL AVIV – Empat orang tentara Israel luka-luka, dua di antaranya cukup parah, akibat sebuah bahan peledak di dekat pagar perbatasan dengan Jalur Gaza pada Sabtu 17 Februari sore waktu setempat. Insiden tersebut langsung dibalas dengan serangan udara oleh Israel dengan target basis militan Palestina.

Belum ada yang menyatakan bertanggung jawab atas ledakan yang terjadi di bagian selatan perbatasan Jalur Gaza dengan Israel tersebut. Sebagaimana diketahui, Jalur Gaza dikuasai oleh faksi Hamas yang masuk dalam daftar kelompok teroris milik Amerika Serikat (AS).

“Insiden hari ini di perbatasan Gaza cukup parah. Kami akan merespons dengan tegas,” ujar Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengutip dari Reuters, Minggu (18/2/2018).

Media Israel melaporkan, jumlah korban tersebut merupakan yang tertinggi dalam sebuah insiden tunggal sejak Perang Gaza 2014. Sementara itu, juru bicara militer Israel menuturkan, bahan peledak disembunyikan di dekat pagar satu hari sebelumnya.

Pelaku diyakini memanfaatkan aksi demonstrasi yang dilakukan pada Jumat 16 Februari untuk menyembunyikan bahan peledak. Juru bicara militer Israel menuturkan, bahan peledak itu ditempelkan ke sebuah bendera Palestina. Benda itu langsung meledak ketika didekati oleh tentara Israel

Untuk merespons ledakan tersebut, militer Israel menggempur enam target di Gaza lewat serangan udara, termasuk pabrik senjata dan terowongan bawah tanah yang dibangun kelompok militan yang mengarah ke Israel.

Pejabat Palestina menerangkan, serangan Israel juga ditujukan ke tiga kamp pelatihan kelompok militan Hamas di Jalur Gaza serta satu kamp pelatihan milik kelompok militan lain. Beruntung, serangan-serangan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa mau pun luka-luka.

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini