nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penumpang Tak Berhenti Kentut, Pesawat Transavia Mendarat Darurat

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Minggu 18 Februari 2018 22:04 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 02 18 18 1861153 penumpang-tak-berhenti-kentut-pesawat-transavia-mendarat-darurat-eAyEZ6zY1w.jpg Empat orang penumpang diturunkan paksa karena memicu keributan di pesawat (Foto: Youtube)

WINA – Pesawat maskapai Transavia dari Amsterdam, Belanda, terpaksa melakukan pendaratan darurat di Wina, Austria. Manuver tersebut terpaksa dilakukan karena terjadi perkelahian di dalam kabin antara para penumpang yang dipicu seorang laki-laki yang tidak berhenti kentut.

Burung besi dengan tujuan Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), itu terpaksa berhenti di Bandara Internasional Wina setelah dua orang penumpang asal Belanda mengeluh kepada awak penerbangan. Keduanya merasa terganggu dengan seorang pria lanjut usia (lansia) yang tidak hentinya kentut di dekat mereka.

Adu argumen antara ketiga orang itu tidak dapat dielakkan. Keributan makin dalam ketika seorang kru penerbangan berusaha melerai ketiganya. Saat mendarat di Wina, para petugas polisi langsung naik ke dalam kabin dengan membawa anjing pelacak.

Menurut laporan media setempat, empat orang dikawal keluar pesawat oleh polisi yang terdiri dari dua orang pria Belanda dan dua orang kakak-beradik asal Belanda keturunan Maroko. Salah satu yang ditarik keluar, Nora Lachhab, mengaku bingung mengapa dirinya diturunkan paksa.

“Hal yang aneh adalah kami (Nora dan saudarinya) harus meninggalkan pesawat, di saat kami tidak tahu orang-orang itu sama sekali. Kami kebetulan saja berada di barisan yang sama, tetapi tidak melakukan apa pun untuk membenarkan perilaku kru Transavia,” ujar perempuan berusia 25 tahun itu, mengutip dari The Star, Minggu (18/2/2018).

Akan tetapi, pernyataan Nora Lachhab itu dibantah oleh juru bicara maskapai Transavia. Ia mengatakan bahwa perempuan keturunan Maroko itu bersama saudarinya melontarkan kata-kata tidak pantas kepada penumpang lain serta memiliki perilaku yang buruk.

Juru bicara Kepolisian Wina mengonfirmasi bahwa seorang penumpang mengalami masuk angin sehingga tidak bisa menahan untuk kentut. Keempat penumpang itu dilarang untuk melanjutkan penerbangan ke Dubai dan tidak boleh naik Transavia guna kembali ke Belanda. Itu berarti mereka harus mencari penerbangan alternatif dari Wina ke Amsterdam.

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini