Gadis Berhijab Ikut Rombongan Barongsai, Warganet Malaysia Tersentuh

Wikanto Arungbudoyo, Okezone · Senin 19 Februari 2018 04:06 WIB
https: img.okezone.com content 2018 02 18 18 1861177 gadis-berhijab-ikut-rombongan-barongsai-warganet-malaysia-tersentuh-SFqXpgUxix.jpg Mariam Abdul Nizar sudah menjadi penabuh drum selama delapan tahun terakhir (Foto: Marina Mahathir/Facebook)

PETALING JAYA – Putri tertua mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Muhammad, Datin Paduka Marina Mahathir, membagikan sebuah video yang menampilkan seorang gadis Muslim berhijab yang tergabung dalam rombongan barongsai di laman Facebook pribadinya.

Video tersebut pertama kali diunggah oleh media Malaysia, Star Tv. Unggahan itu dengan cepat menjadi viral dan menerima respons yang cukup baik dari warganet. Video dilihat sebanyak 14 ribu kali dan dibagikan 249 kali oleh pengguna Facebook hingga Sabtu 17 Februari.

Sumber: Marina Mahathir/Facebook

Gadis dalam video tersebut, Mariam Abdul Nazar, menjelaskan mengapa dirinya bergabung dalam atraksi barongsai tersebut sebagai penabuh drum. Perempuan berusia 21 tahun itu mengaku sudah delapan tahun bergabung dengan rombongan tersebut dan kini fasih berbahasa Mandarin.

“Itu adalah salah satu alasan mengapa saya fasih berbahasa Mandarin. Saya berlatih di sini dan mampu berbicara dengan mereka,” ujar Mariam Abdul Nazar, mengutip dari The Star, Senin (19/2/2018).

Selain Marina Mahathir, komedian Malaysia, Harith Iskander, turut membagikan video itu ke laman Facebook pribadinya. Iskander berani mengklaim bahwa momen brilian itu menunjukkan orang-orang Malaysia sungguh indah.

Pengguna Facebook bernama Priya Supra Sanbakam menulis, keterlibatan Mariam di dalam atraksi barongsai itu menunjukkan spirit sesungguhnya dari Malaysia. Sementara itu, Chin Hock Ooi mengatakan bahwa kebaikan dan cinta sejati adalah dengan melakukan yang terbaik tanpa memandang suku, agama, politik, dan status sosial.

“Hari-hari yang baik akan datang dan mari teruskan menikmati keragaman dari berbagai perayaan, kebudayaan, dan agama kita,” tulis Chin Hock Ooi.

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini