Share

Korban Pelecehan Seksual di Cile Curhat kepada Penyidik Vatikan

ant, · Senin 19 Februari 2018 02:03 WIB
https: img.okezone.com content 2018 02 18 18 1861178 korban-pelecehan-seksual-di-cile-curhat-kepada-penyidik-vatikan-bQfZmiVYQ4.jpg Juan Carlos Cruz mengklaim pengakuannya berhasil membuka mata penyidik Vatikan (Foto: Eduardo Munoz/Reuters)

NEW YORK - Korban sekaligus saksi kunci dalam skandal pelecehan seksual di Cile akhirnya bertemu dengan penyidik yang diutus oleh Tahta Suci Vatikan di New York, Amerika Serikat (AS). Skandal pelecehan seksual tersebut selama ini ditutupi oleh seorang uskup di Cile. 

Pria bernama Juan Carlos Cruz itu mengatakan, bahwa pengakuannya mampu membuka mata penyidik dari Vatikan, Uskup Agung Charles Scicluna. Keduanya bertemu di sebuah gereja di kawasan Manhattan, New York, pada Sabtu 17 Februari. Pertemuan itu diharapkan akan mengarah pada kebenaran. 

Juan Carlos Cruz bertemu selama sekira empat jam dengan Uskup Besar Charles Scicluna, salah seorang penyidik Vatikan yang paling berpengalaman. Sang uskup juga dihormati dalam menangani kasus skandal seks yang melibatkan para tokoh gereja.

"Inilah pengalaman baik yang saya jalani dan saya keluar dari sini dengan penuh harapan hari ini. Saya merasa bahwa saya didengar ... (pertemuan) ini sangat mendalam dan kadangkala membuka mata mereka. Harapan saya ini akan mengarah kepada hal-hal yang baik," kata Juan Carlos Cruz, dinukil dari Reuters, Senin (19/2/2018). 

Vatikan mengumumkan pada 30 Januari bahwa Paus Fransiskus telah menunjuk Scicluna untuk mempelajari tuduhan-tuduhan bahwa Uskup Juan Barros dari Keuskupan Osorno di Cile telah menutup-nutupi kejahatan-kejahatan yang disebutnya minor.

Hal dramatis terjadi ketika Paus menyatakan dia yakin Barros tak bersalah dan Vatikan tidak menerima bukti konkret terhadapnya. Hal itu Paus sampaikan delapan hari sebelumnya kepada wartawan di atas pesawat dalam penerbangan sekembali dari lawatan di Amerika Latin.

"Untuk pertama kali saya merasa seseorang mendengarkan," kata Cruz, yang sekarang tinggal di Philadephia dan bekerja di sebuah perusahaan multinasional di Delware. Scicluna menolak berkomentar mengenai pengakuan tersebut.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini