nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dubes Malaysia: Moratorium Bukan Solusi Selesaikan Masalah TKI

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Rabu 21 Februari 2018 17:45 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 02 21 18 1862738 dubes-malaysia-moratorium-bukan-solusi-selesaikan-masalah-tki-piVmqqKw53.jpg Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, Dato Seri Zahrain Mohamed Hashim.

JAKARTA - Usulan Duta Besar Indonesia untuk Malaysia, Rusdi Kirana, untuk moratorium pengiriman tenaga kerja (TKI) mendapat respons negatif. Pihak Malaysia menyatakan moratorium justru akan menjadi bumerang.

BACA JUGA: Ini Penjelasan Menaker Hanif soal Kebijakan Moratorium Penempatan TKI

"Moratorium bukan solusi yang baik. Justru akan meningkatkan pekerja ilegal Indonesia ke Malaysia oleh pihak tidak bertanggung jawab," ujar Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, Datuk Seri Zahrain Mohamed Hashim, pada konferensi pers di Kedutaan Besar Malaysia, Kuningan, Jakarta, Rabu (21/2/2018).

Ia mengatakan, solusi terbaik bagi kedua negara adalah untuk duduk bersama membahas standar prosedur operasional dalam isu ketenagakerjaan. Sebab, nota kesepahaman (MoU) terkait TKI antara Indonesia dengan Malaysia sudah berakhir pada 2016.

"Soal MoU sebenarnya sudah kita bahas dalam pertemuan antar-Kementerian Ketenagakerjaan di Bandung pada September 2017. Tetapi kami ingin harus ada pembahasan atau MoU spesifik terkait pembantu rumah tangga agar ada SOP tersendiri," imbuh Mohamed Zahrain Hashim.

Pria yang sudah bertugas selama lima tahun di Indonesia itu mengatakan, dirinya akan menyampaikan undangan pertemuan dari Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Dalam Negeri Malaysia, Datuk Seri Ahmad Zahid Hamidi, kepada Menteri Ketenagakerjaan Indonesia Hanif Dhakiri.

Dubes Zahrain seharusnya bertemu dengan Menteri Hanif pada Selasa 20 Februari, tapi sang menteri berhalangan.

Sebagaimana diberitakan, Wakil PM Malaysia Ahmad Zahid Hamidi menyayangkan rencana moratorium pengiriman TKI ke negaranya. Ia mengaku akan mengundang Menteri Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Hanif Dhakiri untuk berunding. Menurut Dubes Zahrain, pertemuan akan digelar di Kuala Lumpur pada April mendatang.

"Pada faktanya Malaysia membutuhkan tenaga kerja asing dan Indonesia punya banyak suplai. Kita akan secara khusus membahas SOP mengenai perekrutan, penggajian, dan perlindungan TKI agar MoU lebih aman, mantap, profesional, dan terhormat," ucap Dubes Mohamed Zahrain Hashim.

BACA JUGA: Mendagri Malaysia Berharap Indonesia Tidak Hentikan Pengiriman TKI

Usulan moratorium TKI itu disampaikan Dubes Rusdi Kirana beberapa waktu lalu untuk merespons kasus penyiksaan hingga berujung kematian terhadap Adelina Jemira Sau asal Nusa Tenggara Timur (NTT). Pemilik maskapai Lion Air itu ingin agar Malaysia menindak dengan tegas pelaku penyiksaan terhadap Adelina dan diberi hukuman sesuai ketentuan yang berlaku.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini