nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pasca-Meletus Dahsyat, Siswa SD Dilatih Cara Hadapi Erupsi Gunung Sinabung

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Rabu 21 Februari 2018 02:31 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 02 21 340 1862391 pasca-meletus-dahsyat-siswa-sd-dilatih-cara-hadapi-erupsi-gunung-sinabung-n497RRfCqI.jpg Siswa SD dilatih cara menghadapi erupsi Gunung Sinabung. (Foto: Ist)

MEDAN – Video kepanikan siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 046417 Naman di Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, saat terjadinya letusan dahsyat Gunung Api Sinabung pada Senin 19 Februari 2018 pagi menjadi viral setelah diunggah ke media sosial.

Dalam video yang sudah ditonton puluhan ribu kali itu terlihat para siswa SDN 046417 berhamburan ke luar sekolah sambil menangis. Sejumlah siswa juga terlihat memanggil-manggil orangtuanya.

(Baca: Panik Akibat Erupsi Dahsyat Sinabung, 20 KK Dievakuasi dari Desanya)

Guna menghindari kepanikan serupa, Dinas Pendidikan Kabupaten Karo menggelar pelatihan cara menghadapi erupsi gunung api kepada para siswa dan guru di SDN 046417 Naman.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karo Eddi Surianta Surbakti mengatakan, pelatihan ini dilakukan agar setiap siswa yang ada di lingkar Gunung Sinabung dapat melakukan penyelamatan diri jika terjadi gempa maupun luncuran awan panas sebagai dampak dari erupsi.

"Yang kita latih, bagaimana para siswa ini bisa tetap tenang dan tidak panik saat erupsi terjadi. Kita juga melatih para guru untuk bisa membimbing siswanya dievakuasi saat erupsi terjadi. Kita juga menyampaikan agar guru dan siswa tidak lupa berdoa saat erupsi terjadi," kata Eddi, Selasa 20 Februari 2018.

(Baca: Abu Vulkanis Gunung Sinabung Tercemar hingga ke Aceh Tenggara)

Ia mengungkapkan, saat letusan dahsyat terjadi kemarin, pihak sekolah segera memulangkan para siswa didik. Sejumlah orangtua siswa juga langsung menjemput anak mereka begitu tahu adany erupsi.

"Tapi hari ini tidak ada erupsi dan kondisi sudah normal. Sehingga kegiatan belajar-mengajar tetap dapat dilakukan. Tidak ada siswa yang diliburkan," tegasnya.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini