Disetrika Ibu Kandungnya, Bocah 7 Tahun Mendapat Perawatan Khusus

CDB Yudistira, Jurnalis · Rabu 21 Februari 2018 16:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 02 21 525 1862679 dianiaya-ibu-kandungnya-bocah-7-tahun-mendapat-perawatan-khusus-6hXWrpqtjb.jpg Penganiayaan anak (Foto: ilustrasi Okezone)

BANDUNG - NS (32) warga Kampung Desa Lebak Agung, Kecamatan Karangpawitan, Garut, harus berurusan dengan polisi, setelah dirinya melakukan penganiayaan terhadap darah dagingnnya sendiri, yakni MR (7).

NS tega menganiaya, anaknya lantaran hanya karena kesal. Bahkan, saking kesalnya, korban pernah di setrika oleh pelaku.

"Untuk trauma healing serta pemulihan kesehatan dan psikologis kita mendampingi korban bersama P2TP2A Kabupaten Garut," terang Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna, saat di konfirmasi melalui sambungan telefonnya, Rabu (21/2/2018).

Sementara itu, terhadap NS yang telah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini, Budi menuturkan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap pelaku.

"Besok kita akan periksa kejiwaan yang bersangkutan," katanya.

Dari pengakuan NS terhadap kepolisian, dirinya juga kerap memukul korban. Namun belum diketahui pasti, apa alasan NS tega menganiaya anak sendiri.

"Pelaku juga sering menyiksa korban menggunakan sapu lidi," ucap Budi.

Kasus penganiayaan anak ini sebelumnya terungkap setelah adanya laporan dari guru sekolah korban yang curiga melihat kondisi fisik korban terdapat luka bakar di bagian kakinya. Korban mengakui luka bakar tersebut akibat perbuatan ibunya menggunakan setrika panas.

Guru sekolah korban kemudian melaporkan kepada pihak berwajib untuk selanjutnya kepolisian menindaklanjuti laporan tersebut dan menangkap tersangka.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini