nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dukungan Perindo Perkuat "Amunisi" Paslon Karolin-Gidot

Dina Prihatini, Jurnalis · Sabtu 24 Februari 2018 23:15 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 02 24 340 1864343 dukungan-perindo-perkuat-amunisi-paslon-karolin-gidot-NRys82cqfP.jpg Partai Perindo dukungan pasangan calon Karolin-Gidot di Pilgub Kalimantan Barat (Foto: Okezone)

PONTIANAK - Pasangan urut nomor 2 di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kalimantan Barat, Karolin Margret Natasa - Suryadman Gidot mendapat tambahan "amunisi" dukungan. Yakni, Partai Persatuan Indonesia (Perindo) meneguhkan dukungannya di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalbar Juni 2018 kepada pasangan Karolin - Gidot.

Atas dukungan dan kepercayaan dari Hary Tanoesoedibjo dan Perindo terhadap pasangan nomor urut 2, Karolin mengucapkan terima kasih sekaligus sebuah amanah yang besar. Perjuangan yang selama ini ditempuh Karol baik semasa menjadi anggota DPR RI dua periode serta Bupati Landak dalam memperjuangkan kemajuan dan kemakmuran di Kalbar semakin mendapat dukungan.

"Apa yang saya perjuangkan bersama Pak Gidot untuk sebuah keyakinan akan kemajuan sekaligus kedamaian di Kalbar semakin mendapat tambahan energi dari komitmen HT (Hary Tanoe) dan Perindo," ungkap Karol kepada Okezone.

(Baca Juga: Perindo Resmi Dukung Karolin Margret Natasa-Suryadman Gidot di Pilgub Kalbar)

Alasan dokter umum itu bersama pasangannya, Gidot untuk maju di Pilgub bukan karena ambisi politik semata tetapi lebih pada tekad untuk memajukan daerah kelahiran mereka, Kalbar.

"Kami ingin Kalbar tetap mempertahankan keharmonisan dalam hidup dan kehidupan serta mengangkat derajat kehidupan warga Kalbar menjadi semakin baik," jelas Karolin yang lahir di Mempawah, 12 Maret 1982 silam.

Sementara itu, pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI) Dr Ari Junaedi melihat dukungan politik yang diberikan Hary Tanoe dan Perindo kepada Karol - Gidot pasti didasarkan "feeling" politik Hary Tanoe yang cerdas.

Menurutnya, sebagai partai politik yang lolos sebagai peserta Pemilu 2019, Hary Tanoe tentu tidak mau "mati konyol" mendukung pasangan yang tidak mungkin menang di Pilgub Kalbar 2018.

"Perindo pasti akan investasi politik di ajang Pilkada Kalbar dengan mendukung Karol - Gidot," jelasnya.

Uji coba mesin politik Perindo di kontes Pilkada Kalbar, dikatakan Ari Junaidi, tentunya akan dijadikan pijakan Perindo untuk Pemilihan legislatif 2019.

"Saya melihat, dukungan dan kepercayaan penuh dari HT dan Perindo untuk Karol - Gidot tidak saja dukungan politik tetapi juga "back up" pemberitaan di media dari jaringan televisi, radio serta online yang dimiliki HT," pungkasnya.

 

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini