nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penyelundupan Berton-ton Sabu Digagalkan, Peredaran Narkoba Sudah Darurat dan Mengkhawatirkan

Muhamad Rizky, Jurnalis · Minggu 25 Februari 2018 17:40 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 02 25 338 1864523 penyelundupan-berton-ton-sabu-digagalkan-peredaran-narkoba-sudah-darurat-dan-mengkhawatirkan-F6cGluRed2.jpg ilustrasi

JAKARTA - Dewan Pengurus Pusat Ikatan Pesantren Indonesia (DPP IPI) mengapresiasi tim gabungan dari Satgasus Polri, Dittipid Narkoba Bareskrim Polri dan Bea Cukai yang berhasil mengamankan kapal berbendera Singapura yang membawa sabu seberat 1,6 ton di Perairan Anambas, Kepulauan Riau.

“Selamat, sukses, dan bangga. Kami sangat mengapresiasi keberhasilan kepada Tim Satgas Narkoba Mabes Polri dan Tim Terpadu dari BNN, Bea Cukai dan Polda Kepri, ini bentuk nyata bahwa pemerintah tidak main-main dengan narkoba,” kata KH. Zaini Ahmad di Jakarta, Minggu (25/2/2018).

Kiai yang biasa di sapa Gus Zaini ini juga meminta agar para tokoh masyarakat, politisi dan birokrat untuk bersama-sama memerangi para pengedar narkoba yang dapat merusak generasi bangsa karena peredarannya sudah sangat darurat dan mengkhawatirkan.

"Semua elemen anak bangsa baik tokoh masyarakat, politisi dan birokrat untuk melawan penjajah peredaran narkoba yang sudah sangat mengkhawatirkan merusak menghancurkan moral anak bangsa," tuturnya.

(Baca Juga: Polisi Akan Bongkar Misteri Nama Lao di Kasus Sabu 1,6 Ton)

Ia juga menyampaikan rasa bangga dan apresiasi serta hormat kepada Kapolri Jendral Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kepala BNN Budi Waseso beserta jajaran Satgas Narkoba Mabes Polri karena berhasil menggagalkan penyelundupan sabu yang rencana akan dikirim ke Jakarta itu.

“Sekali lagi IPI menyampaikan rasa bangga dan apresiasi dan hormat sukses kepada Tim Satgas Narkoba Mabes Polri Terpadu yang telah menangkap kapal yang membawa narkoba dalam jumlah terbesar di Indonesia di perairan Anambas,” tutur Zaini

Sebelumnya diberitakan, empat tersangka beserta barang bukti narkotika jenis Sabu seberat 1,6 ton yang ditangkap di perairan Batam telah tiba di Kantor Direktorat Tindak Pidana (Dit Tipid) Narkoba Bareskrim Polri, Cawang, Jakarta Timur.

Setibanya di lokasi, keempat tersangka itu langsung menjalani pemeriksaan kesehatan. Tim dokter dari Rumah Sakit (Polri) pun telah tiba di Kantor Dit Tipid Narkoba Bareskrim Polri.

Saat dua dokter RS Polri tiba, keempat tersangka itu pun langsung dibawa ke dalam salah satu ruangan untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan. Dengan tangan diborgol, para tersangka itu langsung menyusul dokter tersebut.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini