nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

233 Hektare Lahan yang Terbakar di Riau Dipasang Garis Polisi

Banda Haruddin Tanjung, Jurnalis · Minggu 25 Februari 2018 03:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 02 25 340 1864364 233-hektare-lahan-yang-terbakar-di-riau-dipasang-garis-polisi-oOiZzRxHvG.jpg Kebakaran hutan di Riau (Foto: Okezone)

PEKANBARU - Polda Riau bersama jajarannya melakukan pengungkapan kasus pembakaran hutan dan lahan. Sebanyak 13 kasus kebakaran saat ini sedang ditangani oleh petugas.

"Dari 13 yang kita tangani, 3 kasus sudah dinaikan menjadi lidik," ucap Kabid Humas Polda Riau, Kombes Guntur Aryo, Sabtu (24/2/2018).

Guntur mengatakan, bahwa dari 13 kasus yang ditangani Polda Riau, areal yang terbakar adalah 233 hektare. Lahan yang disidik petugas itu saat ini diberi garis polisi (police line).

Lahan yang terbakar, lanjut Guntur, ada yang merupakan lahan perseorangan dan perusahaan . Di mana, mereka membuka lahan untuk menanami cabai, palawija dan sayur sayuran dengan cara membakarnya.

(Baca Juga: Sudah 680 Hektare Hutan Lahan di Riau Terbakar

Selain lahan masyarakat, kebakaran juga terjadi di areal perusahaan PT Nusa Sago Prima (NSP). Di mana, hasil penyelidikan diperkirakan luasan lahan yang terbakar di perusahaan sagu itu mencapai 50 hektare.

Ini juga bukan kali pertama, beberapa tahun lalu perusahaan yang berada di Kabupaten Meranti ketahuan membakar lahan ribuan hektar. Akibatnya para petinggi perusahaan sagu terbesar di Indonesia itu diseret ke meja hijau.

"Kalau untuk perorangan itu lahannya ditanami cabai dan palawija. Kalau perusahaan (PT NSP) masih terus disidik," pungkasnya.

Sementara berdasarkan data dari Satgas Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan Riau, sebanyak 680 hektare. Kebakaran menyebar di 11 kabupaten dan kota. Hanya Kabupaten Kuansing aja sejauh ini belum ditemukan kasus pembakar lahan.

 

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini