nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lagi Panen Kacang, Satu Keluarga Disambar Petir di Karangasem

Nurul Hikmah, Jurnalis · Senin 26 Februari 2018 00:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 02 26 340 1864627 lagi-panen-kacang-satu-keluarga-disambar-petir-di-karangasem-K69PZLh9Ol.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

KARANGASEM - Hujan deras mengguyur Kabupaten Karangasem dan menyebabkan satu keluarga, tepatnya sembilan orang disambar petir. Akibatnya, dua orang tewas, tujuh orang masih dirawat, pada Minggu (25/2/2018).

Diketahui korban meninggal bernama I Wayan Tebeng (70) dan Ni Nyoman Bawak (35) keduanya mengalami luka bakar. Sedangkan tujuh orang yang selamat dan masih dirawat di Pukesmas Kubu di antaranya ada I Ketut Tika ( 35).

Kemudian, Ni Ketut Sari (35) , Ni Luh Putu Mei ( 12), I Kadek Denik (8), I Komang Erik (3) , I Nyoman Para alias Jenek, (45) dan Ni Ketut Purnami (13), kejadian tersebut di sebuah Gubuk di Banjar Dinas Tulamben, Desa Tulamben, Kubu, Kabupaten Karangsem.

Peristiwa itu berawal dari sekira pukul 06.00 Wita, di mana ke sembilan orang tersebut bekerja di kebun untuk memanen kacang tanah. Sekira pukul 14.00 Wita hujan lebat, dan kesembilan orang tersebut berteduh di bawah gubuk. Tiba-tiba semuanya disambar petir, dua di antaranya pingsan dan meninggal di lokasi.

Kemudian, sekira pukul 14.30 Wita I Wayan Sujana ( anak dari I Wayan Jenek ) ke gubuk untuk mengambil pakan ternak. Dia melihat I Komang Erik menangis dan Ni Ketut Sari mengatakan bahwa telah disambar petir.

I Wayan Sujana segera pulang memberitahukan kejadian tersebut kepada I Wayan Sutama serta mendatangi TKP dan membawa ketujuh korban yang masih selamat ke Puskesmas Kubu I.

Peristiwa itu dibenarkan Kapolres Karangasem, AKBP Wayan Gede Ardana. “ Benar ada kejadian tersebut. Dari sembilan orang tersebut dua meninggal dunia. Dan tujuh orang lainnya masih dirawat di Pukesmas,” katanya.

Dia mengatakan, bahwa korban semuanya adalah satu keluarga, di mana sebelum kejadian korban memanen kacang. Perlu diketahui, lokasi gubuk tersebut tempatnya paling tinggi di antara hamparan kebun kacang.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini