nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Nelayan di Aceh yang Hilang Ditarik Buaya Berhasil Ditemukan Tanpa Kepala

Khalis Surry, Jurnalis · Rabu 28 Februari 2018 17:28 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 02 28 340 1866071 nelayan-di-aceh-yang-hilang-ditarik-buaya-berhasil-ditemukan-tanpa-kepala-fv6Q8KWsHf.jpg Ilustrasi Buaya

BANDA ACEH - Ereanus Telaumbanua (25) seorang nelayan warga Suka Makmur, Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh yang dikabarkan hilang saat mencari teripang telah ditemukan tak bernyawa, Rabu (28/2/2018). Saat ditemukan jasa Ereanus tak utuh, kepala hilang dan perut terburai.

Tim gabungan berhasil menemukan jasad Ereanus setelah melakukan pencarian selama dua hari. Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, Pos AL, BKSDA dan polisi Pulau Banyak beserta masyarakat menemukan korban tersangkut di sebuah batang pohon perairan kawasan Kualahoya, Desa Suka Makmur, Kecamatan Pulau Banyak Barat, Aceh Singkil, sekitar pukul 11.15 WIB.

(Baca Juga: Ditarik Buaya, Nelayan di Aceh Hilang saat Cari Teripang)

"Adapun kondisi korban kepala hilang dan perut terburai dengan tangan dan kaki masih lengkap," kata Sekretaris Satgas SAR Aceh Singkil, Yudistira, saat dikonfirmasi Okezone.

Setelah mendapati korban yang tersangkut, tim gabungan langsung melakukan evakuasi korban dan langsung membawa menuju kediamannya di Desa Suka Makmur, dan selanjutnya jasad Ereanus langsung diserahkan ke pihak keluarga untuk dikebumikan.

"Jasad korban sudah kita serahkan ke keluarga. Proses evakuasi berjalan lancar dan aman," ujar Yudi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ereanus yang berprofesi sebagai nelayan dikabarkan menghilang ketika mencari teripang di kawasan perairan Pulau Duo, Kecamatan Pulau Banyak, Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh, Selasa (27/2/2018) sekitar pukul 09.00 WIB. Tim gabungan membutuhkan waktu dua hari untuk mencari jasadnya.

(Baca Juga: Bocah 9 Tahun Diterkam Buaya saat Mandi Bersama Ayahnya)

Saat itu Ereanus bersama dua rekannya Susanto Laoly (21) dan Alfariz (25), merupakan warga desa yang sama sedangn mencari teripang, dan kemudian mereka berpencar untuk mencari di tempat yang berbeda.

"Awalnya ketiga nelayan ini berangkat dari tempat tinggalnya menuju ke Pulo Duo untuk mencari teripang sekira pukul 19.00 WIB Senin (26/2) kemarin. Sekira pukul 21.00 WIB, ketiganya berpencar mencari teripang dengan jarak kurang lebih 20 meter," pungkas Yudi.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini