Peneliti IPB Ciptakan Roti Manis Kaya Antioksidan dan Vitamin A

Shara Nurachma, Jurnalis · Senin 05 Maret 2018 11:03 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 03 02 65 1867172 peneliti-ipb-ciptakan-roti-manis-kaya-antioksidan-dan-vitamin-a-BDWvTIYTdt.jpg Foto: Dok IPB

JAKARTA - Peneliti Departemen Gizi Masyarakat Institut Pertanian Bogor (IPB), Sri Anna Marliyati dan Asriyanti Apriliani, mengembangkan produk roti manis dengan menggunakan minyak sawit merah sebagai substitusi margarin. Dengan penelitian ini, sampel makanan dengan kadar antioksidan tinggi teridentifikasi.

Penggunaan Red Palm Oil (RPO) pada roti manis bermanfaat untuk menggantikan sumber lemak seperti mentega atau margarin. Selain tidak mengandung lemak trans, RPO juga menambah antioksidan pada roti dan tidak mempengaruhi kelezatan rasa roti.

Sri Anna mengungkapkan bahwa ia dan Asriyanti berulang kali mencoba mendapatkan takaran formula RPO yang terbaik untuk roti manis ini.

“Keuntungan dari roti ini tidak mengandung lemak trans. Jadi, ini tidak meningkatkan kadar kolesterol darah, yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung," kata Sri Anna seperti dilansir laman IPB, Senin (5/3/2018).

Mereka pun melakukan uji coba tiga formula roti manis, yaitu formula 1 dengan takaran 20% margarin dan 80% RPO, formula 2 menggunakan margarin 10% dan RPO 90%, dan formula 3 hanya menggunakan RPO 100%. Benar saja, hasil penelitian menunjukkan bahwa formula terbaik adalah formula 3 yang sama sekali tidak menggunakan margarine dan 100% hanya menggunakan RPO.

Roti manis yang dihasilkan mengandung 5,85 gram protein, 52,51 gram karbohidrat, 12,24 gram lemak, 28,23 gram air, 1,17 gram abu, 27,11 ppm per 100 gram beta karoten, dan 369,55 mg per 100 gram kapasitas antioksidan material. Kandungan energi dalam roti manis ini rata-rata sekira 344 Kkal per 100 gram. Satu porsi roti manis (58 gram) memberikan energi 9%, lemak 11%, protein 6%, 9% karbohidrat dan 44% vitamin A.

"Di sini kita mendapat alternatif untuk menghasilkan produk makanan yang kaya akan antioksidan dan sumber vitamin A terbaik untuk meningkatkan asupan vitamin A, terutama sebagai sumber beta-karoten. Ini adalah prekursor Vitamin A," kata Sri.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini