nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mahar Politik adalah Racun

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Sabtu 03 Maret 2018 21:06 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 03 03 337 1867556 mahar-politik-adalah-racun-9GSQIsDoB7.jpg Diskusi tema "Politik Bersih Tanpa Mahar Politik". Foto Okezone/Harits Tryan

JAKARTA – Mahar politik yang dilakukan partai politik kepada calon kepala daerah telah merusak sitem demokrasi.

Staf Ahli Bidang Pemerintahan Kemendagri, Suhajar Diantoro, menegaskan bahwa mahar politik adalah racun.

“Mahar politik adalah racun di dalam pelaksanaan demokrasi kita. Ini adalah tindak pidana,” ujar Suharja dalam diskusi bertema ‘Menciptakan Politik Bersih Tanpa Mahar Untuk Indonesia Sejahtera’ di gedung Joeang, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (3/3/2018).

Suharja menjelaskan, mahar politik kepada calon kepala daerah telah mencoreng pemilihan umum.

Undang-undang Nomor 10 tahun 2016 tentang pemilihan kepala deerah, kata Suharja, sudah jelas terdapat sanksi bagi mereka yang melakukan mahar politik, yakni penjara 72 bulan ditambah denda maksimal Rp1 miliar.

“Tetapi, hingga saat ini masih banyak melakasanakan (mahar) ini,” ucapnya.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini