Pembunuhan Eks Wakapolda Sumut, Teka-teki Temuan Cairan Serangga di Mulut Korban

Avirista Midaada, Okezone · Minggu 04 Maret 2018 18:41 WIB
https: img.okezone.com content 2018 03 04 519 1867759 pembunuhan-eks-wakapolda-sumut-teka-teki-temuan-cairan-serangga-di-mulut-korban-WUfubh0TuV.jpg Avirista Midaada/Okezone

MALANG - Polisi masih menemui jalan buntu mengungkap kematian eks Wakapolda Sumatera Utara Kombes Pol (Purn) Agus Samad hingga hari ke-8 pasca kematiannya. Namun pihak kepolisian menemukan beberapa temuan terbaru dari hasil pemeriksaan.

Menurut Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Frans Barung Mangera, berdasarkan hasil pemeriksaan medis ditemukan cairan serangga di mulut korban.

"Cairan serangga itu ditemukan di mulut korban. Tidak menjadi penyebab kematian karena di lambung dari hasil autopsi tidak ditemukan itu (cairan serangga)," ungkap Barung saat ditemui okezone, Minggu (4/3/2018).

Ia menegaskan kembali bahwa dugaan penyebab kematian korban mengalami patah 6 tulang rusuk hang menusuk ke jantung. Namun pihaknya belum berani memastikan penyebab pasti kematian korban.

(Baca Juga: Mantan Wakapolda Sumut Dibunuh atau Bunuh Diri? Berikut 3 Kejanggalan Kasus Ini)

Di sisi lain, Polres Malang Kota melalui Kasat Reskrim Polres Malang Kota, AKP Ambuka Yudha masih berusaha keras mengungkap penyebab kematian korban dengan mempelajari keseharian korban termasuk siapa saja yang berinteraksi dengan korban semasa hidupnya.

"Kami masih mempelajari keseharian korban dari keterangan istrinya. Semoga secepatnya bisa terungkap," ujar Ambuka.

Terkait dugaan kemungkinan kamuflase yang dilakukan pelaku melalui cairan serangga di mulut korban, ia juga belum berani memastikan.

Sebelumnya, warga Perumahan Bukit Dieng Permai dikejutkan penemuan jasad purnawirawan mantan Wakapolda Sumatera Utara yang tewas bersimpah darah dengan kondisi kali terikat tali rafia hitam di taman belakang rumahnya di Perumahan Bukit Dieng Permai MB 9, pada Sabtu pagi 24 Februari 2018.

(Baca Juga: Mantan Wakapolda Sumut Ditemukan Tewas dengan Kondisi Kaki Terikat)

Diduga korban yang berusia 71 tahun ini menjadi korban pembunuhan karena ditemukan sejumlah bercak darah di ruang makan yang berjarak 10 meter dari penemuan jasad korban.

Polisi hingga kini sudah memeriksa sejumlah saksi dari istri, anak, saudara, dan kerabat korban. Pihak kepolisian juga telah memeriksa petugas keamanan, tetangga, dan saksi mata saat pertama kali menemukan korban tewas.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini